Disfungsi Ereksi (Impotensi)

Senin, 08 Juni 2020

Disfungsi Ereksi (Impotensi)

Link Sehat - Impoten atau disfungsi ereksi adalah sebuah kelainan yang dialami oleh pria dimana kelainan ini ditandai dengan sulitnya organ seksual mengalami ereksi sehingga terjadi kesulitan dalam melakukan hubungan seksual.

Gejala impotensi

Disfungsi ereksi jarang disadari kemunculannya. Maka itu, Anda perlu segera ke dokter jika mengalami tanda dan gejala impoten berikut:

  • Ejakulasi dini
  • Ejakulasi terlambat
  • Kegagalan dalam mencapai sensasi yang maksimal dalam berhubungan intim
  • Mengalami penurunan minat dalam berhubungan intim
  • Kesulitan mengalami ereksi
  • Kesulitan mempertahankan keadaan ereksi saat berhubungan intim

Konsultasi Dokter Online di aplikasi LinkSehat jika Anda mengalami gejala di atas. Download Sekarang.

Penyebab impotensi

Fungsi ereksi pada pria normalnya melibatkan serangkaian proses kompleks dari otak, emosi, dan hormon sehingga terdapat banyak hal yang mampu memicu terjadinya kelainan ini. Namun secara umum, beberapa faktor berikut diduga dapat meningkatkan risiko impoten:

  • Kadar hormon dalam tubuh yang rendah
  • Kebiasaan merokok, minum alkohol
  • Penyalahgunaan NAPZA
  • Mengalami gangguan tidur, kecemasan, depresi
  • Efek samping konsumsi obat penurun tekanan darah
  • Mengkonsumsi obat - obatan yang menurunkan tekanan darah
  • Kerusakan pada daerah panggul akibat kecelakaan atau operasi
  • Terdapat permasalahan dalam hubungan dengan pasangan (kurang komunikasi)
  • Memiliki penyakit tertentu, seperti obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, penyakit jantung, penyakit Peyronie, parkinson, dan/atau sklerosis.

Diagnosis impotensi

Impotensi dapat didiagnosis melalui pengujian disfungsi ereksi (EDT), terdiri atas pemeriksaan dan riwayat kesehatan umum serta riwayat aktivitas seksual Anda.

Pemeriksaan fisik difokuskan pada pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan pada organ seksual pria. Dokter juga akan memeriksa lubang pantat untuk memeriksa kondisi prostat. Untuk riwayat kesehatan umum dan aktivitas seksual, dokter akan menanyakan beberapa hal dan Anda harus menjawabnya dengan jujur dan terbuka sehingga dokter dapat menilai kondisi kesehatan Anda dengan tepat. Seluruh data yang diperoleh hanya akan diketahui oleh Anda dan dokter pemeriksa.

Pemeriksaan penunjang mungkin saja dibutuhkan setelah uji disfungsi ereksi untuk menegakkan diagnosis, meliputi:

  • Uji darah untuk menilai kandungan yang ada di dalam darah dan kemungkinan penyakit lain yang berkaitan.
  • Uji urine untuk mengetahui apakah pasien juga menderita diabetes atau tidak.
  • Uji suntik untuk menilai durasi dan kekokohan saat ereksi dengan menyuntikan obat perangsang ereksi pada organ seksual pria.
  • Uji NPT akan dipasang sebuah alat bertenaga baterai pada organ seksual pria untuk menilai kualitas dari ereksi yang terjadi sewaktu pasien tertidur.
  • USG untuk menilai apakah terdapat penyumbatan pada pembuluh darah di organ seksual pria.

Pengobatan impotensi

Berikut ini beberapa cara mengobati impotensi:

  • Konsumsi obat, terutama obat yang mampu menstimulasi aliran darah menuju organ seksual pria atau obat yang mampu meningkatkan kadar hormon dalam tubuh.
  • Terapi untuk pasien yang mengalami disfungsi ereksi akibat gangguan psikologi, seperti stress, kecemasan, hingga depresi.
  • Penggunaan alat bantu. Ini merupakan pengobatan yang bersifat sementara dan hanya dilakukan sebelum Anda melakukan hubungan seksual dengan pasangan. Alat ini akan membantu pasien mencapai ereksi yang stabil sehingga mampu melakukan hubungan intim, tetapi setelahnya akan kembali normal.

Benarkah Diet Sehat Bisa Mengatasi Impotensi?

Gaya hidup sehat sangat dianjurkan untuk mencegah impotensi, seperti mengonsumsi sayur, buah-buahan, dan biji-bijian dalam jumlah yang disarankan oleh dokter. Batasi asupan daging merah, produk susu berlemak, makanan atau minuman manis, dan makanan dengan lemak jahat yang berlebihan.

Selain menjaga makanan, iringi juga dengan olahraga dan aktivitas fisik secara teratur untuk mencegah impotensi. Dilansir dalam WebMD, berikut ini beberapa jenis makanan untuk mengatasi impotensi, di antaranya:

1. Semangka

Buah semangka yang manis dan menyegarkan memiliki senyawa yang efeknya serupa dengan obat untuk mengatasi disfungsi ereksi pada pembuluh darah Anda. Buah semangka bahkan dapat meningkatkan gairah seks Anda. Sebagian besar buah semangka terdiri dari air, kemudian sisanya mengandung likopen dan antioksidan yang bagus untuk kesehatan jantung, kelenjar prostat, dan kulit Anda.

2. Tiram

Tiram dapat meningkatkan kadar hormon testosteron dan gairah seks Anda. Tiram juga kaya akanzinc, yaitu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. Pastikan tiram yang Anda makan sudah dimasak sampai matang dan cari tahu dari mana asalnya jika memungkinkan.

3. Kopi

Menyeruput secangkir kopi saat sarapan sangat cocok untuk memulai hari. Kopi mungkin memberi dorongan semangat untuk menjalani kehidupan Anda. Pria yang minum dua atau tiga cangkir kopi berkafein dalam sehari akan lebih tidak mengalami disfungsi ereksi. Itu karena kafein membantu meningkatkan aliran darah. Selain kopi, minuman lainnya yang mengandung kafein yaitu teh, soda, dan minuman olahraga.

4. Cokelat Hitam

Mengonsumsi cokelat hitambeberapa kali seminggu dapat membantu detak jantung Anda yang nantinya juga meminimalisir disfungsi ereksi. Cokelat hitamkaya akan flavanol, yaitu nutrisi nabati yang dapat meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah. Coklat juga membantu tubuh Anda memproduksi lebih banyaknitric oxide yang membantu ereksi.

5. Kacang Kenari

Makanan untuk mengatasi impotensi yang berikutnya adalah kacang kenari yang bisa dengan mudah Anda temukan di pasaran. Kacang kenari mengandung banyak arginine, yaitu asam amino yang digunakan oleh tubuh untuk memproduksinitric oxide.

Kacang kenari juga merupakan sumber vitamin E, asam folat, dan serat yang baik. Namun, sebaiknya Anda tidak menambahkan lebih dari beberapa genggam kecil kenari ke dalam menu makanan harian Anda, karena kacang mengandung kalori yang cukup tinggi.

6. Jus

Mungkin Anda menikmati minuman yang terbuat dari anggur(wine), tapi cobalah meminum minuman yang disukai anak-anak. Jus anggur Concord mengandung nutrisi yang mampu meningkatkan jumlahnitric oxidedi dalam tubuh Anda. Jika Anda tidak suka minum jus anggur, cobalah jus buah delima yang tampaknya memiliki efek serupa.

7. Bawang Putih

Menambahkan bawang putih ke dalam bahan dasar makanan Anda dapat membantu menjaga pembuluh darah arteri tetap sehat dan jernih seiring bertambahnya usia.

8. Ikan

Salmon dan ikan berlemak lainnya adalah sumber asam lemak omega-3 yang menyehatkan organ jantung dan meningkatkannitric oxidedalam tubuh Anda. Mereka akan menurunkan tekanan darah, menurunkan risiko terkena serangan jantung, dan risiko pembekuan darah.

Setidaknya targetkan 8 ons salmon per minggu. Selain salmon, Anda juga bisa mengonsumsi ikan sarden, tuna albacore, dan mackerel yang juga menjadi sumber omega-3.

9. Sayuran Hijau

Kale adalah jenis sayuran hijau yang merupakan penguatnitric oxide. Selain berguna untuk kehidupan seks Anda bersama pasangan, sayuran hijau kaya akan nutrisi dan membangkitkan energi. Sayuran hijau yang sehat mengandung vitamin, mineral, dan omega-3.

10. Cabai

Makanan untuk mengatasi impotensi yang berikutnya adalah cabai. Anda mungkin ingin menambahkan beberapa cabai ke dalam makanan Anda.

Kandungan jenis cabai cayennes, jalapeno, habanero, dan paprika lainnya memberikan sensasi panas yang mampu melemaskan pembuluh darah arteri dan membantu aliran darah ke jantung dan organ lainnya, termasuk penis.

Cabai juga dipercaya mampu membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol, serta mencegah penggumpalan darah.

11. Minyak Zaitun

Minyak zaitun dapat membantu tubuh Anda memproduksi banyak hormon testosteron. Minyak zaitun juga kaya akan lemak tunggal tak jenuh yang baik untuk kesehatan Anda, yakni membantu menyingkirkan kolesterol jahat di dalam tubuh Anda.

Pilih minyak zaitun extra virgin, yaitu buah zaitun diperas tanpa campuran bahan kimia tambahan atau panas tinggi, sehingga menjaga kandungan antioksidan.

Rekomendasi makanan untuk mengatasi impotensi di atas akan memberikan efek yang berbeda-beda pada setiap individu. Sebaiknya minta bantuan dokter untuk menyusun menu makanan sehat sesuai kondisi Anda.

Pencegahan impotensi

Impoten dapat dicegah dengan rutin berolahraga, menjaga hubungan yang harmonis dengan pasangan, berhenti mengonsumsi alkohol, dan tidak merokok.

Medical Assistance kami siap bantu:
  • Booking tes COVID-19
  • Rekomendasi dokter atau RS
  • Buat janji dokter penyakit kronis
  • Buat janji dokter di luar negeri
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Mencari paket check up & bayi tabung (IVF)

Mayo Clinic. Erectile Dysfunction.
Healthline. 2019. Everything You Need To Know About Erectile Dysfunction (ED).


Author dr. Hambrian Wijaya dr. Hambrian Wijaya
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Vasektomi, Prosedur Kontrasepsi Pria

Vasektomi adalah prosedur kontrasepsi pria yang dilakukan dengan cara memutus penyaluran sperma pada Baca Selengkapnya...

Kanker Prostat

Biasanya kanker prostat tumbuh dengan perlahan dan tidak menimbulkan gejala berat. Kanker prostat Baca Selengkapnya...