Panduan Mendapat Surat Keterangan Bebas COVID-19 Untuk Perjalanan

Senin, 28 September 2020

Panduan Mendapat Surat Keterangan Bebas COVID-19 Untuk Perjalanan

Berencana melakukan perjalanan ke luar kota? Pastikan Anda memiliki Surat Keterangan Bebas COVID-19. Surat keterangan bisa didapat setelah melakukan tes COVID-19, baik itu rapid test maupun swab test atau PCR.

Bagaimana cara mendapatkannya? Jika bepergian memakai mobil pribadi, apakah butuh surat bebas COVID-19?Berapa lama masa berlaku surat bebas COVID-19 tersebut?Seperti apa protokol kesehatan selama di perjalanan?Semua akan terjawab melalui artikel ini.

Transportasi Apa Saja yang Butuh Surat Keterangan bebas COVID-19?

Menurut aturan pemerintah, secara singkat, Surat Keterangan Bebas COVID-19 dibutuhkan ketika Anda bepergian lokal (dalam negeri) menggunakan:

  • Kereta api.
  • Kapal laut.
  • Pesawat terbang.
  • Kendaraan darat umum.

Kecuali, Anda bepergian menggunakan komuter atau di dalam kawasan aglomerasi.

Ketentuan Pemerintah Untuk Mendapat Surat Keterangan Bebas COVID-19

Dilasir dari situs Indonesiabaik.id yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, berikut ketentuan untuk mendapatkan Surat Keterangan Bebas COVID-19:

  • Wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Datang ke Rumah Sakit/Dinas Kesehatan/Puskesmas/Klinik Kesehatan yang menyediakan layananrapid testmaupun swab test COVID-19.
  • Estimasi biaya yang perlu Anda bayarkan untuk Rapid Test atau Swab Test berbeda-beda, tergantung kebijakan yang diterapkan oleh masing-masing layanan kesehatan.
  • Jika hasil tes negatif, maka Surat Keterangan Bebas COVID-19 akan diberikan kepada Anda.
  • Perlu diingat bahwa satu Surat Keterangan Bebas COVID-19 hanya berlaku untuk satu orang.
  • Ikuti peraturan masa berlaku Surat Keterangan Bebas COVID-19 sesuai kebijakan pemerintah.

Cara Mendapat Surat Keterangan Bebas COVID-19

Banyak cara untuk mendapatkannya. Anda bisa datang langsung ke rumah sakit, untuk booking jadwal tes, atau cukup booking online melalui aplikasi, lalu datang di hari H tes. Pastikan rumah sakit yang Anda tuju menyediakan layanan tes COVID-19.

Lebih praktis tanpa buang waktu, jika Anda lakukans wab test atau PCR di Primaya Hospital karena bisa di-booking lewat aplikasi LinkSehat. Biayanya hanya Rp1.750.000 sudah termasuk telekonsultasi dengan dokter. Hasil tesnya pun bisa dikirim ke email dalam waktu maksimal 2 hari setelah tes.

Berikut langkah booking swab test atau PCR di Primaya Hospital lewat aplikasi LinkSehat:

  1. Unduhaplikasi LinkSehat di PlayStore (Android).
  2. Registrasikan diri Anda (buat akun baru).
  3. Pilih “Daftar Paket Perjalanan Dinas”.
  4. Pilih lokasi dan jadwal tes.
  5. Lakukan pembayaran tes.
  6. Datang ke lokasi dan lakukan tes.
  7. Hasil tes dikirimkan melalui email maksimal 2x24 jam.

Setelah mendapatkan Surat Keterangan Bebas COVID-19, Anda juga bisa melakukan telekonsultasi bersama dokter di aplikasi LinkSehat.

Masa Berlaku Surat Keterangan Bebas COVID-19

Sesuai Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), masa berlaku Surat Keterangan Bebas COVID-19 adalah 14 hari pada saat keberangkatan.

Syarat Melakukan Perjalanan Lokal dan Internasional

Untuk bisa melakukan perjalanan lokal maupun internasional, Anda perlu memenuhi kriteria dan persyaratan sesuai yang tertulis di Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Berikut masing-masing kriteria dan persyaratan yang harus dipenuhi:

Perjalanan Lokal (Dalam Negeri)

Ikuti kriteria dan persyaratan perjalanan lokal yang sesuai dengan aturan pemerintah Indonesia.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, setiap orang bertanggung jawab atas kesehatan masing-masing, serta tunduk dan patuh kepada syarat dan ketentuan yang berlaku.

Jika menggunakan transportasi umum darat, kereta api, laut, dan udara, wajib:

  • Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah);
  • Menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif atau surat keterangan uji Rapid Test dengan hasil non reaktif;
  • Menunjukkan surat keterangan bebas gejala sepertiinfluenza yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau puskesmas bagi daerah tertentu yang tidak tersedia fasilitas rapid testmaupun swab test atau PCR.

Persyaratan ini berlaku, kecuali untuk mereka yang menggunakan komuter dan perjalanan di dalam wilayah atau kawasan aglomerasi.Harus mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lingkungan.

Perjalanan Internasional (Luar Negeri)

Persyaratan perjalanan internasional (luar negeri) yang sesuai dengan aturan pemerintah Indonesia, meliputi:

Jika datang dari luar negeri, harus tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku di Indonesia:

  • Melakukan swab tes atau PCR setibanya di Indonesia (jika belum melaksanakan dan tidak bisa menunjukkan surat hasil tes PCR dari negara keberangkatan);
  • Swab test atau PCR perjalanan internasional dikecualikan untuk PLBN (Pos Lintas Batas Negara) yang tidak punya peralatan PCR dan dikecualikan untuk perjalanan komuter yang melintasi PLBN, dengan menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau otoritas kesehatan setempat.

Selama menunggu hasil pemeriksaan swab test atau PCR, Anda wajib menjalani karantina, yaitu di tempat karantina khusus yang disediakan oleh pemerintah.

Anda bisa memanfaatkan akomodasi karantina (hotel atau penginapan) yang tersertifikasi penyelenggaraan akomodasi karantina COVID-19 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lingkungan.

Protokol Perjalanan Lokal Melalui Bandara dan Pelabuhan

Protokol kesehatan untuk perjalanan dalam negeri melalui pesawat atau kapal laut, tertulis dalam Surat Edaran Nomor HK.02.01/Menkes/382 2020:

  • Seluruh penumpang dan awak alat angkut moda transportasi udara dan laut, baik pribadi maupun umum dalam melakukan perjalanan dalam negeri harus dalam keadaan sehat dan wajib menerapkan pencegahan dan pengendalian COVID-19, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun atauhand sanitizer, menjaga jarak satu sama lain(physical distancing), menggunakan pelindung mata atau wajah, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
  • Penumpang dan awak alat angkut harus melampirkan surat keterangan hasil tes RT-PCR negatif atau rapid test antigen atau antibodi non reaktif yang berlaku paling lama 14 hari.
  • Surat keterangan pemeriksaan RT-PCR atau rapid test penumpang dan awak alat angkut harus diterbitkan oleh fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah dan swasta yang telah ditetapkan oleh dinas kesehatan daerah kabupaten atau kota.
  • Apabila dinas kesehatan kabupaten atau kota belum menetapkan fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat menerbitkan surat keterangan pemeriksaan RT-PCR atau rapid test, Anda bisa melakukan tes tersebut di beberapa rumah sakit rujukan.
  • Anda juga harus menunjukkan kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card(HAC) yang diperoleh melalui aplikasi electronic Health Alert Card(eHAC) di Google Play atau App Store atau website inahac.kemenkes.go.id yang diisi saat keberangkatan, baik secara elektronik maupun nonelektronik.
  • Saat pembelian tiket pesawat atau kapal, Anda wajib menunjukkan surat keterangan hasil pemeriksaan RT-PCR negatif atau rapid Test non reaktif kepada pihak maskapai atua operator pelayaran atau agen perjalanan secara elektronik maupun non elektronik, serta sudah mengunduh dan mengisi eHAC.
  • Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan di bandar udara atau pelabuhan keberangkatan melakukan pemeriksaan suhu tubuh, validasi surat keterangan hasil pemeriksaan RT-PCR negatif atau rapid test non reaktif dengan membubuhkan paraf atau stempel di sudut kanan atas, dan memastikan HAC elektronik maupun nonelektronik sudah diisi oleh Anda.
  • Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan di bandar udara atau pelabuhan kedatangan mungkin akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan verifikasi HAC elektronik maupun nonelektronik Anda.
  • Dinas kesehatan daerah provinsi atau kabupaten atau kota dapat mengakses informasi kedatangan setiap orang yang melakukan perjalanan dalam negeri yang melalui bandara atau pelabuhan melalui aplikasi eHAC.

Butuh Surat Keterangan Bebas COVID-19? Daftar Swab PCR di Primaya Hospital sekarang di aplikasi LinkSehat di sini atau daftar melalui Whatsapp di 0858-9000-8500

Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.
Author Tim LinkSehat Tim LinkSehat
Reviewed by Tim LinkSehat Tim LinkSehat

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Seberapa Efektif Rapid Test untuk Deteksi COVID-19?

Berkat skrining awal rapid test, semakin banyak jumlah kasus positif COVID-19 yang dapat Baca Selengkapnya...

Perbedaan Rapid Test dan Swab Test atau PCR

Ada dua tes yang sering digunakan untuk mendeteksi COVID-19, yaitu rapid test dan swab test atau Baca Selengkapnya...