Penyakit A-Z

Pankreatitis Kronis

Pankreatitis Kronis

Pankreatitis kronis adalah peradangan pankreas yang terjadi selama bertahun-tahun hingga menyebabkan kerusakan permanen dan berhentinya fungsi pankreas.

Gejala pankreatitis kronis

Anda dicurigai mengalami pankreatitis kronis jika memiliki gejala berikut:

  • Nyeri perut bagian atas terus-menerus untuk waktu lama
  • Sering diare karena pankreas tidak dapat menghasilkan enzim pencerna makanan
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
  • Buang air besar bercampur lemak (steatorrhea)

Jika Anda mengalami gejala di atas, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Penyebab pankreatitis kronis

Penyakit pankreatitis kronis terjadi ketika pankreatitis akut berlangsung terus-menerus hingga meninggalkan jaringan parut. Jaringan parut ini menyebabkan hilangnya fungsi pankreas dan menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan.

Berikut ini beberapa kondisi yang dapat menyebabkan pankreatitis kronis:

  • Mengalami batu empedu
  • Sering mengonsumsi alkohol
  • Ada riwayat keluarga dengan penyakit pankreas

Diagnosis pankreatitis kronis

Dokter akan melakukan wawancara mengenai keluhan Anda, lalu melakukan pemeriksaan fisik rutin. Untuk menegakkan diagnosis, pemeriksaan penunjang berikut akan dilakukan:

  • Tes darah untuk melihat apakah ada kenaikan dari enzim pankreas.
  • Pemeriksaan fesesuntuk melihat kadar lemak yang menandakan kerusakan fungsi penyerapan nutrisi pada sistem pencernaan.
  • Ultrasonografi untuk melihat ada tidaknya batu empedu atau peradangan pankreas
  • CT scan atau MRIuntuk melihat lebih detail apakah ada kelainan pada empedu, pankreas, serta saluran-saluran yang menghubungkannya.

Pengobatan pankreatitis kronis

Prinsip pengobatan pankreatitis kronis adalah dengan menjalani pengobatan pada pankreatitis akut dengan efektif dan tuntas, yakni dengan:

  • Puasa selama beberapa hari untuk membantu mengatasi peradangan pankreas. Seiring kondisi membaik, Anda boleh kembali makan dan minum, tetapi mulai dengan minum air putih dan makanan cair terlebih dahulu. Anda bisa kembali makan secara normal setelah kondisi benar-benar pulih. Namun jika kondisi peradangan tidak membaik, Anda akan diberikan selang untuk membantu makanan masuk ke dalam lambung.
  • Obat penghilang nyeri untuk meredakan nyeri.
  • Pemberian cairan infusuntuk mencegah dehidrasi. Infus dipasang melalui pembuluh darah vena di tangan.

Penyakit pankreatitis kronis juga membutuhkan penanganan tambahan, seperti:

  • Penanganan nyeri untuk mengatasi nyeri kronis pada pankreatitis kronis. Namun jika nyeri yang dirasakan sangat berat, pemeriksaan ultrasound endoskopi atau operasi untuk menyumbat saraf nyeri dari pankreas ke otak mungkin dibutuhkan.
  • Enzim pencernaan yang membantu tubuh memecah dan memproses nutrisi dalam makanan.
  • Modifikasi diet. Dokter ahli gizi diperlukan untuk menentukan diet rendah lemak dan tinggi nutrisi lainnya yang memenuhi kebutuhan tubuh.

Pencegahan pankreatitis kronis

Sebagian besar penyakit pankreatitis kronis disebabkan karena pankreatitis akut yang tidak ditangani dengan baik. Maka itu, pencegahan pankreatitis kronis terbaik adalah dengan mengobati pankreatitis akut hingga tuntas. Pastikan untuk selalu mematuhi anjuran dokter agar kondisi kesehatan membaik.

Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.

Mayo Clinic. (2020).Pancreatitis - Symptoms and causes.
WebMD. (2019). Pancreatitis.


Author dr. Nathania Tjuwatja dr. Nathania Tjuwatja
Reviewed by dr. Edwin Jonathan dr. Edwin Jonathan

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Kanker Pankreas

Gejala kanker pankreas biasanya timbul setelah kanker memasuki stadium lanjut, meliputi.

Aturan Makan untuk Penderita Pankreatitis Kronis

Apa yang Anda makan berdampak besar bagi kesehatan tubuh. Apalagi jika Anda sedang menderita Baca Selengkapnya...

Pankreatitis Akut

Pankreatitis akut adalah peradangan pada pankreas yang terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung Baca Selengkapnya...

Navigation Pengertian Gejala Penyebab Diagnosis Pengobatan Pencegahan