Penyakit A-Z

Abrasi Kornea

Abrasi Kornea

Link Sehat - Abrasi kornea adalah goresan di atas permukaan kornea mata akibat benda asing seperti debu, butiran pasir, dan serangga kecil. Tanpa penanganan tepat, kornea mata tergores dapat menyebabkan kerusakan permanen.

Gejala abrasi kornea

Kornea merupakan bagian mata untuk memfokuskan cahaya dari gambar menuju retina di dalam bola mata. Korena mata tergores pada penderita abrasi kornea dapat menimbulkan gejala berikut:

  • Mata memerah, pedih, berair
  • Mata terasa panas akibat iritasi
  • Penglihatan terganggu, menjadi lebih sensitif
  • Otot di sekitar mata terus bergerak

Segera hubungi dokter jika kornea mata tergores atau Anda mengalami gejala abrasi kornea tersebut.

Penyebab abrasi kornea

Abrasi kornea seringkali terjadi mendadak.

Kornea mata dapat tergores akibat kontak dengan benda asing (seperti debu, asap rokok, pasir, atau serpihan bahan tertentu) yang terbawa angin dan menempel di permukaan mata. Lupa melepaskan atau mengganti lensa kontak dan menggosok mata dengan kencang juga bisa menyebabkan kornea mata tergores.

Diagnosis abrasi kornea

Bicarakan pada dokter gejala yang Anda alami.

Jika dokter mencurigai adanya gangguan pada retina, akan dilakukan pemeriksaan fisik mata menggunakan slit lamp kobalt atau lampu ultraviolet. Anda akan diberikan obat tetes agar otot mata santai dan pupil melebar. Obat tetes mengandung fluoresen mungkin diberikan untuk menyorot bagian tidak sempurna pada permukaan kornea.

Selama pemeriksaan, pewarna oranye gelap ditempatkan pada bagian luar permukaan mata. Bila perlu, anestesi lokal di kornea diberikan untuk meringankan nyeri sementara. Kemudian, dokter akan memeriksa mata menggunakan lampu khusus dan kaca pembesar guna memeriksa adanya goresan maupun benda asing di kornea.

Pengobatan abrasi kornea

Pengobatan abrasi kornea disesuaikan dengan status luka pada mata dan jenis benda asing. Namun secara umum, berikut pengobatan abrasi kornea yang dapat dilakukan:

  • Gunakan obat tetes atau salep sesuai petunjuk dokter
  • Istirahatkan mata setelah bekerja dalam waktu lama
  • Pakai kacamata pelindung saat bekerja (bila perlu)
  • Operasi dilakukan jika benda asing masuk terlalu dalam

Anda perlu memberitahu dokter jika obat tetes atau salep yang digunakan menyebabkan mata perih dan iritasi pada kornea.

Pencegahan abrasi kornea

Seseorang yang berisiko tinggi (seperti pekerja logam, besi, otomotif) mengalami abrasi kornea dianjurkan memakai alat pelindung diri saat bekerja (khususnya safety goggles).

Gunakan penutup wajah pada helm saat berkendara untuk mencegah masuknya benda asing ke mata. Bila perlu, pakai kacamata saat Anda berekreasi atau bekerja pada daerah pertanian atau perkebunan.

Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.

Mayo Clinic. (2018). First aid. Corneal abrasion (scratch).
WebMD. Eye health. What is a corneal abrasion.


Author Novi Sulistia Wati, S.KM Novi Sulistia Wati, S.KM
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Astigmatisme, Mata Silinder

Astigmatisme, disebut juga mata silinder, seringkali terjadi bersamaan dengan kelainan mata lainnya Baca Selengkapnya...

Blefaroplasti, Prosedur Operasi Kelopak Mata

Blefaroplasti adalah operasi rekonstruksi kelopak mata, berguna untuk memperbaiki kelopak mata turun Baca Selengkapnya...

Kanker Mata

Kanker mata bisa berdampak pada penglihatan seseorang, misalnya penglihatan terganggu hingga Baca Selengkapnya...

Navigation Pengertian Gejala Penyebab Diagnosis Pengobatan Pencegahan