Penyakit A-Z

Kanker Rahim

Kanker Rahim

Kanker rahim (disebut juga kanker uterus) adalah perkembangan sel-sel abnormal yang tumbuh di rahim. Kanker rahim sering dialami oleh wanita yang telah memasuki masa menopause.

Gejala kanker rahim

Berikut ini gejala kanker rahim yang perlu diwaspadai:

  • Perdarahan pada vagina di luar siklus menstruasi
  • Keputihan abnormal (bau busuk, warna merah muda/kecoklatan, kental)
  • Sulit buang air kecil atau timbul rasa perih saat buang air kecil
  • Terjadi pembesaran rahim
  • Timbul rasa sakit saat berhubungan intim
  • Berat badan turun secara drastis
  • Timbul rasa sakit pada bagian perut bawah, pinggang, dan kaki

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala tersebut.

Penyebab kanker rahim

Kanker rahim terjadi ketika sel-sel sehat di dalam rahim tumbuh tidak terkendali (abnormal) hingga membentuk benjolan (tumor, bisa bersifat jinak atau ganas). Pada kebanyakan kasus, benjolan yang muncul dapat membesar hingga menyebar ke organ tubuh lain.

Meski penyebab pastinya belum diketahui, mutasi genetik diyakini sebagai pemicu kemunculan tumor dalam rahim. Tumor dapat berkembang menjadi kanker jika tidak segera ditangani.

Berikut ini beberapa faktor risiko penyebab kanker rahim:

  • Berusia di atas 50 tahun
  • Memiliki berat badan berlebih (obesitas)
  • Keturunan (faktor genetik)
  • Sedang menjalani terapi hormon
  • Belum pernah hamil
  • Siklus menstruasi terjadi lebih awal atau berakhir lebih lambat
  • Terjadi ketidakseimbangan hormon

Diagnosis kanker rahim

Terdapat beberapa cara untuk mendiagnosis keberadaan tumor ganas pada rahim, diantaranya:

  • Pemeriksaan fisik pada rahimdengan alat bantu spekulum untuk membuka rahim
  • Transvaginal ultrasound. Sebuah alat akan dimasukkan hingga mencapai serviks, kemudian akan memancarkan gelombang suara yang digunakan untuk menilai ketebalan dan tekstur dari dinding rahim.
  • Histeroskopi. Alat ini memiliki kamera di bagian ujungnya, yang akan dimasukan hingga mencapai bagian dalam rahim.
  • Biopsi, dilakukan dengan mengambil sebagian jaringan dari dalam rahim untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Pengobatan kanker rahim

Kanker rahim dapat diatasi dengan beberapa pilihan pengobatan berikut:

  • Imunoterapi, terapi yang meningkatkan sistem imun tubuh untuk melawan sel kanker.
  • Terapi hormon, yang dapat mengatur kadar hormon dalam tubuh dengan mengonsumsi obat tertentu.
  • Kemoterapi, menggunakan obat-obat khusus yang dapat membunuh sel kanker.
  • Terapi radiasi , menggunakan sinar radiasi untuk membunuh sel-sel kanker di rahim, bisa menggunakan penyinaran dari luar atau dari dalam rahim.
  • Pembedahan, dilakukan jika kanker bisa dihilangkan dengan mengangkat rahim.
  • Terapi suportif untuk menekan gejala. Terapi ini merupakan pilihan terakhir jika semua terapi lainnya sudah tidak efektif dalam mengobati kanker rahim.

Pencegahan kanker rahim

Terdapat beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengurangi risiko terjadinya kanker rahim, yakni dengan:

  • Mengonsumsi pil KB (disarankan untuk konsultasi dengan dokter terlebih dahulu)
  • Menerapkan pola hidup sehat
  • Menjaga berat badan ideal sesuai indeks massa tubuh

Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.

Mayo Clinic. 2020. Endometrial Cancer.
WebMD. 2019. Understanding The Endometrial Cancer Basics.


Author dr. Hambrian Wijaya dr. Hambrian Wijaya
Reviewed by dr. Edwin Jonathan dr. Edwin Jonathan

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Kanker Payudara

Jika Anda menemukan adanya benjolan di payudara, dengan tekstur keras dan tidak rata, mungkin saja Baca Selengkapnya...

Berbagai Pilihan Pengobatan Kanker

Bersama dengan dokter, Anda dapat menimbang manfaat dan risiko dari setiap pilihan perawatan kanker.

Kanker Serviks

Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang dapat disembuhkan jika terdeteksi dini dan Baca Selengkapnya...

Navigation Pengertian Gejala Penyebab Diagnosis Pengobatan Pencegahan