Info Kesehatan
Jumat, 22 November 2019
Kanker Rektal
Link Sehat- Kanker rektal adalah kanker yang mengenai di daerah rektum. Rektum adalah bagian pencernaan yang paling akhir, kelanjutan dari usus besar yang lokasinya berujung di lubang anus. Oleh karena rektum adalah organ yang berada di tempat yang sempit, letaknya jauh, tidak dekat organ-organ lain di rongga pelvis, maka kondisi ini menyebabkan operasi kanker rektal sulit dilakukan.
Gejala kanker rektal
Seseorang dicurigai mengalami kanker rektal jika:
- Nyeri perut
- Anemia
- Berat badan menurun
- Merasa cepat lelah
- Feses berwarna merah atau gelap
- BAB berlendir
- Bentuk feses seperti tahi kambing
- Merasa tidak puas setelah BAB
Segera ke dokter jika berat badan Anda menurun tanpa sebab dan disertai gejala lain, seperti feses bercampur darah. Atau Konsultasi Dokter Online di aplikasi LinkSehat agar lebih nyaman chat dokter dari rumah. Download Sekarang.
Penyebab kanker rektal
Sama seperti jenis kanker lain, kanker rektal disebabkan karena pertumbuhan sel-sel abnormal di rektum. Penyebab pertumbuhan sel-sel abnormal belum diketahui secara pasti, tetapi faktor genetik diduga menjadi pemicunya. Faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan risiko kanker rektal, diantaranya:
- Riwayat keluarga dengan kanker rektal atau polip
- Penyakit radang usus
- Kebiasaan makan kurang serat dan terlalu banyak makan daging merah
- Kurang aktivitas fisik
- Berat badan berlebih (obesitas)
- Kebiasaan merokok dan minum alkohol
- Efek samping terapi radiasi pada pengobatan kanker sebelumnya
Diagnosis kanker rektal
Kanker rektal didiagnosis melalui pemeriksaan fisik (colok dubur), kolonoskopi, biopsi, dan pemeriksaan darah. Sedangkan untuk menentukan tingkat keparahan penyakit, dilakukan pemeriksaan USG, CT scan, MRI, atau PET scan.
Pengobatan kanker rektal
Pengobatan kanker rektal sesuai dengan tingkat keparahan penyakit. Pengobatan dapat berupa obat antikanker, operasi, kemoterapi, radiasi, dan vaksinasi HPV. Jika kondisi rektum tertutup benjolan kanker, maka besar kemungkinan akan dilakukan kolostomi (pembuatan "lubang anus" buatan di perut). Terapi paliatif juga diperlukan untuk mengurangi keluhan dan meningkatkan kualitas hidup penderita kanker rektal.
Pencegahan kanker rektal
Skrining kanker rektal perlu dilakukan, terutama jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan kondisi serupa. Hal lain yang perlu dilakukan, antara lain:
- Jaga berat badan tetap ideal (sesuai indeks massa tubuh/IMT)
- Olahraga 30 menit per hari, dengan total 150 menit per minggu
- Perbanyak konsumsi gandum utuh, buah, dan sayuran
- Kurangi asupan daging merah dan daging olahan
Medical Assistance kami siap bantu:
Mayo Clinic. (2019). Patient care & health information. Diseases & conditions. Rectal cancer.
Medscape. (2018). Cagir B. Rectal Cancer.
NCBI. (2019). Cancer types. Colorectal cancer. Rectal cancer treatment.
Nilai Artikel Ini
Artikel Terkait
Kemoterapi
Kemoterapi umumnya dilakukan untuk meredakan gejala yang dialami penderita kanker, termasuk membunuh Baca Selengkapnya...
Radioterapi
Radioterapi dapat digunakan pada hampir semua jenis kanker yang melibatkan organ padat.