Penyakit A-Z

Meningitis

Meningitis

Link Sehat - Meningitis adalah peradangan pada selaput pelapis otak dan sumsum tulang belakang (meningen). Penyakit ini sulit dikenali, karena gejalanya mirip dengan flu, seperti demam dan sakit kepala.

Gejala meningitis

Pada bayi dan anak baru lahir, meningitis ditandai dengan:

  • Demam tinggi
  • Menangis terus-menerus
  • Selalu mengantuk atau sering rewel
  • Malas makan, tidak mau bergerak
  • Benjolan di kepala bagian atas anak
  • Badan dan leher kaku

Sedangkan meningitis pada anak berusia lebih dari 2 tahun ditandai dengan:

  • Demam tinggi mendadak
  • Kaku leher
  • Sakit kepala berat disertai mual atau muntah
  • Tampak bingung, sulit berkonsentrasi
  • Kejang
  • Mudah mengantuk, sulit berjalan
  • Sensitif terkena cahaya
  • Tidak nafsu makan
  • Ruam kemerahan di kulit

Segera pergi ke dokter jika Anda mengalami gejala meningitis, seperti demam, sakit kepala, kebingungan, muntah-muntah, dan kaku di leher.

Pada kasus penyakit meningitis berat, penderita meningitis perlu dipantau ketat dan diberikan pengobatan yang intensif di rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk mengatasi infeksi pada selaput otak dan sumsum tulang belakang, serta memaksimalkan kondisi penderita untuk proses penyembuhan.

Penyebab meningitis

Penyakit meningitis umumnya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, dan jamur.

  • Infeksi bakteri. Bakteri bisa masuk dari aliran darah menuju selaput meninges, bisa pula langsung menginfeksi selaput meninges. Masuknya infeksi bisa berasal dari, bakteri yang menginfeksi telinga, penyebaran kuman melalui celah patah tulang, maupun setelah tindakan operasi (jarang sekali). Infeksi bakteri dapat diminimalkan dengan pemberian vaksin.
  • Infeksi virus. Infeksi jenis ini biasanya memiliki gejala ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya.
  • Infeksi jamur. Jenis meningitis ini jarang terjadi dan muncul perlahan. Gejalanya mirip dengan infeksi bakteri. Meningitis jamur tidak menular antar manusia, dan biasanya terjadi pada orang dengan sistem imun lemah seperti penderita AIDS. Bisa menyebabkan kematian jika terlambat ditangani.

Meningitis juga bisa muncul pada kondisi tanpa infeksi, seperti reaksi kimia, alergi obat, pada beberapa jenis kanker dan penyakit peradangan. Berikut ini beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit meningitis:

  • Tidak mendapatkan vaksin meningitis
  • Hidup di lingkungan yang padat
  • Kehamilan
  • Sistem imun tubuh lemah

Diagnosis meningitis

Dokter perlu mengidentifikasi penyebab meningitis agar bisa mencegah komplikasi yang berat, terutama jika penyakit meningitis disebabkan oleh bakteri.

Biasanya, dokter akan memeriksa fisik untuk mencari tanda infeksi di kepala, telinga, tenggorokan, serta kulit di sepanjang tulang belakang. Pemeriksaan akan dilanjutkan dengan beberapa tes penunjang berikut:

  • Kultur darah dan pewarnaan gram bakteri
  • CT scan atau MRI
  • Tes pungsi lumbal

Pengobatan meningitis

Pengobatan penyakit meningitis disesuaikan dengan penyebabnya, yakni:

  • Meningitis bakteri. Anda akan diberikan antibiotik lewat suntikan dan kortikosteroid. Penanganan dilakukan dengan cepat untuk mengurangi risiko komplikasi berat seperti otak bengkak atau kejang. Selain itu, dokter juga akan melakukan tindakan pembersihan sinus atau tulang mastoid untuk menghilangkan sumber infeksi (jika ada).
  • Meningitis virus. Anda disarankan istirahat total, banyak minum cairan, dan meminum obat nyeri. Dokter bisa meresepkan kortikosteroid untuk mengurangi risiko otak bengkak, dan anti kejang untuk mengontrol kejang.
  • Meningitis jamur. Meningitis kronis seperti injeksi jamur akan diberikan obat anti jamur. Meningitis tuberkulosis akan diberikan kombinasi antibiotik. Namun pengobatan ini memiliki efek samping serius sehingga ditunda sampai dipastikan penyebabnya.
  • Meningitis akibat alergi obat atau gangguan autoimun. Meningitis yang disebabkan alergi obat atau penyakit autoimun bisa diobati dengan pemberian kortikosteroid. Pada beberapa kasus, pengobatan tidak diperlukan karena akan sembuh dengan sendirinya. Meningitis yang dicetuskan oleh kanker perlu mendapat terapi kanker.

Jika penyebab meningitis belum diketahui, dokter akan memulai pengobatan antibiotik dan antivirus sambil mencari penyebabnya.

Bisakah meningitis sembuh total?

Komplikasi penyakit meningitis bisa menjadi berat jika terlambat dalam penanganannya.

Semakin lama penderita menunda pengobatan meningitis, semakin besar pula risiko komplikasi berat yang akan terjadi. Misalnya, kejang, kerusakan otak dan saraf permanen, ketulian, kesulitan belajar dan mengingat pada anak-anak, masalah postur tubuh, gagal ginjal, syok, hingga kematian. Sebaliknya, separah apapun gejala meningitis, jika diberikan penanganan yang cepat dan tepat, kondisi ini bisa disembuhkan.

Pencegahan meningitis

Penyakit meningitis dapat dicegah dengan pemberian vaksin meningitis. Dalam keseharian, bakteri penyebab meningitis bisa menyebar lewat udara, batuk, berciuman, pemakaian alat makan, sikat gigi, atau rokok bersama. Oleh karenanya, Anda dianjurkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan.

Jagalah kesehatan untuk menjaga daya tahan tubuh dengan olahraga teratur dan memakan makanan bergizi seimbang disertai buah-buahan, sayuran, dan gandum utuh. Jika Anda sedang hamil, perhatikan makanan yang akan dikonsumsi. Masak makanan dan daging sampai matang agar tidak terinfeksi kuman.

Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.

Mayo Clinic. (2019). Patient care & health information. Diseases & conditions. Meningitis.
WebMD. Children's health. Meningitis.


Author dr. Diryati Widyantari dr. Diryati Widyantari
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Abses Otak

Penderita abses otak perlu dibawa ke instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit terdekat agar segera Baca Selengkapnya...

Tumor Otak

Tumor otak adalah pertumbuhan sel-sel abnormal dalam otak. Sel-sel tumor bisa tumbuh dari otak atau Baca Selengkapnya...

Kanker Otak

Sel kanker otak dapat menguasai dan mengambil ruang di otak serta darah dan nutrisi dari sel sehat Baca Selengkapnya...

Navigation Pengertian Gejala Penyebab Diagnosis Pengobatan Pencegahan