Penyakit A-Z

Seorang pria berbaju putih sedang mengukur lingkar perutnya karena dicurigai mengalalmi obesitas

Obesitas

Link Sehat - Obesitas adalah kondisi ketika berat badan melebihi batas normal dan overweight. Kondisi ini terjadi ketika lemak menumpuk di dalam tubuh akibat asupan kalori berlebih. Obesitas meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung, diabetes, tekanan darah, dan kanker tertentu.

Gejala obesitas

Anda didiagnosa obesitas jika indeks massa tubuh (IMT) berada pada angka 30 atau lebih. IMT diukur dengan membagi berat badan dengan tinggi badan (dalam meter) yang dikalikan dalam kuadrat. Misalnya, berat badan Anda 80 kg dengan tinggi 175 cm, berarti: 80/(1,75x1,75) menjadi 26,1.

Hasil tersebut masuk ke dalam kategori berat badan berlebih (memiliki kecenderungan obesitas). Secara lebih lengkap, berikut kategori berat dan tinggi badan sesuai IMT:

  • Kurang dari 18,5 = berat badan kurang atau kurus
  • 18,5 - 22,9 = berat badan normal atau ideal
  • 23 - 29,9 = berat badan berlebih atau gemuk
  • 30 atau lebih tinggi = obesitas

Perlu diketahui bahwa IMT tidak langsung mengukur lemak tubuh, sehingga beberapa orang dengan badan atletis dan massa otot yang besar mungkin memiliki IMT dengan kategori obesitas, meskipun tidak memiliki lemak berlebih di dalam tubuhnya.

Penyebab obesitas

Obesitas terjadi ketika terjadi penumpukan lemak di dalam tubuh. Kondisi ini disebabkan karena perpaduan dari banyak faktor, meliputi: faktor genetik, gaya hidup, serta riwayat penyakit dan pengobatan. Faktor risiko obesitas lainnya adalah kehamilan, kurang tidur, dan stres.

Diagnosis obesitas

Untuk diagnosis obesitas, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan merekomendasikan beberapa tes penunjang. Di antaranya adalah pemeriksaan riwayat kesehatan, lingkar pinggang, tes darah, dan cek masalah kesehatan lain.

Hasil pemeriksaan tersebut dapat membantu dokter menentukan jumlah berat yang perlu diturunkan dan risiko kesehatan yang Anda punya.

Pengobatan obesitas

Tujuan pengobatan diabetes adalah untuk mencapai dan mempertahankan berat badan ideal. Kondisi ini bisa dicapai dengan berbagai cara, antara lain:

  • Perubahan pola makan, yakni: mengurangi asupan kalori, pilih makanan sehat, batasi makanan yang bisa menambah berat badan (seperti makanan tinggi lemak dan karbohidrat), dan perhatikan porsi makan.
  • Aktif bergerak dan berolahraga, setidaknya 30 menit per hari atau total 150 menit per minggu. Lakukan olahraga yang Anda sukai (seperti jalan kaki, lari, bersepeda, berenang) serta tingkatkan intensitas dan durasi secara perlahan setelah tubuh Anda mampu beradaptasi.
  • Perubahan perilaku, misalnya dengan mengikuti psikoterapi atau support group untuk mengubah pola pilih dan mengatasi masalah perilaku terkait konsumsi makanan.

Jika ketiga cara tersebut tidak berhasil menurunkan berat badan, dokter mungkin akan meresepkan obat penurun berat badan. Bila perlu, dokter akan menyarankan operasi bariatrik untuk membantu menurunkan berat badan.


Pencegahan obesitas

Obesitas termasuk kondisi yang dapat dicegah, terutama dengan perubahan gaya hidup, seperti:

  • Konsumsi makanan bergizi seimbang
  • Perhatikan porsi makan
  • Batasi asupan gula, garam, dan lemak harian
  • Rutin olahraga
  • Perbanyak minum air putih
  • Tidak merokok
  • Tidur cukup
  • Kelola stres
Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.

MedlinePlus. Health topics. Obesity.
Mayo Clinic. (2019). Patient care & health information. Diseases & conditions. Obesity.


Author Novi Sulistia Wati, S.KM Novi Sulistia Wati, S.KM
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Diabetes Tipe 2

Gejala diabetes tipe 2 muncul perlahan (bersifat kronis) sehingga jarang disadari keberadaannya.

Operasi Bariatrik

Operasi bariatrik disarankan jika berat badan Anda tidak kunjung berkurang walau dengan diet dan Baca Selengkapnya...

Navigation Pengertian Gejala Penyebab Diagnosis Pengobatan Pencegahan