Penyakit A-Z

Penyakit Rematik

Penyakit Rematik

Link Sehat - Rematik adalah peradangan yang menyebabkan rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi. Dalam istilah medis penyakit rematik disebut rheumatoid arthritis. Penyakit ini disebabkan karena gangguan autoimun. Rematik paling sering terjadi pada orang lanjut usia (lansia), tetapi bisa saja terjadi pada orang dewasa, remaja, hingga anak-anak.

Gejala rematik

Rematik ditandai dengan nyeri dan kekakuan sendi, cenderung memburuk pada pagi hari setelah bangun tidur atau duduk terlalu lama. Sendi yang terkena rematik biasanya menjadi kemerahan, bengkak, serta terasa hangat saat disentuh. 

Gejala rematik lainnya adalah:

  • Demam
  • Mata gatal atau perih
  • Lemas dan lesu
  • Nafsu makan berkurang

Segera temui dokter jika nyeri sendi berlangsung lama dan mengganggu aktivitas Anda.

Penyebab rematik

Rematik adalah penyakit autoimun. Artinya, kondisi ini terjadi ketika sistem imun menyerang jaringan sehat di sekitar sendi. Hingga kini, penyebab gangguan autoimun tersebut belum diketahui secara pasti.

Apakah penyakit rematik bisa diturunkan?

Hanya sebagian rematik yang bisa diturunkan, karena tidak semua rematik bersifat genetik. Rematik yang bisa diturunkan secara genetik, di antaranya adalah arthritis, lupus, ankylosing spondylitis, dan arthritis psoriasis. Sedangkan, rematik pengapuran (osteoarthritis) tidak bisa diturunkan.

Diagnosis rematik

Penyakit rematik didiagnosa melalui pemeriksaan fisik, yakni dengan pemeriksaan sendi dan X-ray. Pemeriksaan penunjang lain mungkin diperlukan untuk menegakkan diagnosis, seperti tes laju endap darah (LED), tes darah lengkap, atau tes rheumatoid factor (RF).

Pengobatan rematik

Cara terbaik mengatasi rematik adalah dengan menggunakan obat-obatan, terapi, olahraga, dan menghindari aktivitas fisik yang memicu nyeri sendi. Pada kasus peradangan tahap lanjut yang telah menyebabkan kerusakan sendi, dokter mungkin menyarankan operasi, meliputi: total joint replacement, perbaikan tendon, atau penyatuan sendi (fusi sendi).

Terdapat juga pengobatan rematik yang bisa Anda lakukan di rumah, antara lain:

  • Minum obat sesuai anjuran dokter
  • Jaga berat badan tetap ideal sesuai indeks massa tubuh (IMT)
  • Konsumsi makanan sehat, terutama buah dan sayuran
  • Hindari makanan tinggi lemak dan batasi asupan gula harian
  • Hindari konsumsi alkohol selama menjalani terapi pengobatan
  • Kelola stres dengan baik, misalnya dengan mendengarkan musik atau menjalankan hobi
  • Rutin berolahraga, setidaknya 30 menit per hari, dengan total minimal 150 menit per minggu

Pencegahan rematik

Tidak diketahui cara pasti untuk mencegah penyakit rematik. Namun, perkembangan penyakit rematik dapat diperlambat atau dihentikan dengan pengobatan yang telah disebutkan di atas.

Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.

NHS Inform. (2016). Health A-Z. Rheumatoid arthritis.
WebMD
. (2017). Rheumatology and rheumatic diseases.


Author Novi Sulistia Wati, S.KM Novi Sulistia Wati, S.KM
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Penyakit Autoimun

Gangguan autoimun bisa terjadi pada bagian tubuh mana saja, termasuk saluran pencernaan, otak, Baca Selengkapnya...

Dislokasi Sendi

Seluruh sendi pada tubuh dapat mengalami dislokasi, tetapi paling sering terjadi pada sendi bahu, Baca Selengkapnya...

Achondroplasia, Kelainan Genetik Langka pada Tulang

Achondroplasia adalah suatu kelainan genetik langka pada tulang yang didapat dengan cara diwariskan Baca Selengkapnya...

Navigation Pengertian Gejala Penyebab Diagnosis Pengobatan Pencegahan