Psoriasis

Jumat, 19 Februari 2021

Psoriasis

Psoriasis merupakan kondisi kulit yang kronis, multifaktorial, serta peradangan yang melibatkan terlalu cepatnya produksi keratinosit di lapisan atas kulit. Faktor yang berperan antara lain faktor lingkungan, genetik, serta imunologi.

Gejala psoriasis

Psoriasis dapat ditandai dengan gejala berikut:

  • Nyeri dan gatal.
  • Perburukan daerah yang sebelumnya kemerahan dan bersisik.
  • Timbulnya banyak daerah merah bersisik secara mendadak.
  • Adanya infeksi tenggorokan karena bakteri streptokokus, infeksi virus, imunisasi, penggunaan obat malaria, serta trauma.
  • Tidak demam, kecuali untuk psoriasis jenis pustular atau eritrodermik dimana pasien kadang mengalami demam tinggi.
  • Kuku mengalami kelainan bentuk, seperti terkena infeksi jamur.
  • Ruam yang dialami dalam jangka waktu panjang, responsif terhadap steroid, serta adanya nyeri sendi.
  • Nyeri sendi tanpa ditemukannya kondisi kulit tertentu.
  • Konjungtivitis atau blefaritis.

Penyebab psoriasis

Psoriasis disebabkan karena produksi sel kulit yang meningkat. Pada orang normal, kulit biasanya terbentuk yang baru dan menggantikan yang lama setiap 3-4 minggu, namun, pada orang yang mengalami psoriasis, proses ini hanya membutuhkan 3-7 hari. Hasilnya ialah adanya penumpukan sel kulit yang menimbulkan gejala psoriasis.

Kondisi ini diperkirakan berhubungan dengan gangguan autoimun dimana sistem imun menyerang sel-sel kulit yang sehat. Faktor genetik juga diketahui sebagai salah satu faktor risiko walau kejelasan mengenai gen mana yang berperan masih diteliti.

Beberapa kondisi yang dapat mencetuskan terjadinya psoriasis antara lain:

  • Luka pada kulit.
  • Infeksi tenggorokan.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu.

Diagnosis psoriasis

TIdak ada tes spesifik untuk menegakkan diagnosis psioriasis, namun, beberapa pemeriksaan laboratorium yang dapat dilakukan untuk menyingkirkan diagnosis beserta hasilnya pada penderita psoriasis adalah:

  • Rheumatic factor: Negatif.
  • Laju endap darah: Normal, kecuali pada psoriasis tipe pustular dan eritrodermik dimana bisa terjadi peningkatan bersamaan dengan meningkatnya jumlah sel darah putih.
  • Asam urat: Bisa meningkat pada psoriasis, terutama jenis pustular psoriasis.
  • Pemeriksaan cairan dari pustul: Steril dengan inflitrat neutrofil.
  • Pemeriksaan jamur: Negatif.
  • Sitologi konjungtiva: Peningkatan sel squamous kulit dengan metaplasia, clumping neutrofil, serta kromatin seperti ular.
  • Lab darah lengkap.
  • Ureum dan kreatinin.
  • Fungsi liver.
  • Skrining TB.
  • Cek HIV.
  • Tes kehamilan.
  • Radiologi untuk sendi yang terkena dampak.
  • Scan tulang.
  • Biopsi dermatologi.

Pengobatan psoriasis

Pengobatan pada pasien psoriasis antara lain:

  • Kortikosteroid. Pemberian bisa secara oles, tetes mata, atau suntikan tergantung kebutuhan pasien.
  • Agen keratolitik.
  • Analog vitamin D.
  • Retinoid oles.
  • Antimetabolit.
  • Imunomodulator.
  • Penghambat TNF.
  • Salep dan shampoo coal-tar.
  • Inhibitor fosfodiesterase-4
  • Inihibitor interleukin.
  • Airmata artifisial.
  • Operasi mungkin bisa dibutuhkan apabila ditemukan manifestasi pada mata seperti trichiasis, cicatricial ectropion.
  • Terapi sinar dengan radiasi UV atau solar.
  • Manajemen stres.

Pencegahan psoriasis

Kejadian psoriasis tidak dapat dicegah, namun, dapat dicegah dari terjadinya pengulangan jika Anda sudah pernah mengalaminya. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah kambuhnya psoriasis:

  • Menggunakan lotion pelembab.
  • Mengurus kulit dan kulit kepala dengan baik.
  • Menghindari cuaca kering dan dingin.
  • Menghindari obat yang diketahui dapat menjadi faktor pencetus.
  • Hindari lecet, benturan, infeksi.

Apabila Anda memiliki gejala psoriasis, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi LinkSehat. Download sekarang.

Medical Assistance kami siap bantu:
  • Booking tes COVID-19
  • Rekomendasi dokter atau RS
  • Buat janji dokter penyakit kronis
  • Buat janji dokter di luar negeri
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Mencari paket check up & bayi tabung (IVF)
Author Tim LinkSehat Tim LinkSehat
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Penyakit Autoimun

Gangguan autoimun bisa terjadi pada bagian tubuh mana saja, termasuk saluran pencernaan, otak, Baca Selengkapnya...

Psoriasis Arthritis

Psoriasis arthritis adalah radang sendi akibat adanya kelainan kulit psoriasis yang dialami Baca Selengkapnya...