Aritmia, Ketika Detak Jantung Tidak Beraturan

Rabu, 10 Juni 2020

Aritmia, Ketika Detak Jantung Tidak Beraturan

Aritmia adalah kondisi ketika detak jantung tidak beraturan, bisa terlalu cepat, terlalu lambat, atau lajunya normal tetapi detaknya tidak teratur. Kondisi ini perlu diwaspadai jika terjadi terus-menerus, karena menandakan adanya masalah pada organ jantung.

Apa saja gejala aritmia jantung?

Gejala yang dapat dirasakan adalah berdebar-debar, yang dapat juga disertai dengan:

  • Pusing
  • Cepat lelah
  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Penurunan kesadaran/ riwayat sering pingsan

Mengapa aritmia terjadi?

Detak jantung yang tidak beraturan dapat disebabkan oleh banyak faktor, antara lain:

  • Faktor stres
  • Kurang tidur
  • Kebiasaan merokok
  • Terlalu banyak minum alkohol dan kafein
  • Penyalahgunaan NAPZA
  • Efek samping konsumsi obat
  • Masalah kesehatan lainnya (seperti sleep apnea, hipertensi, diabetes, penyakit jantung)

Segera bicara ke dokter jika Anda sering mengalami nyeri dada, sesak napas, dan jantung berdebar secara tiba-tiba.

Bagaimana aritmia jantung didiagnosis?

Dokter akan menanyakan gejala dan mendengarkan detak jantung. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG), uji latih jantung, dan ekokardiografi / USG jantung untuk menetapkan diagnosis. Bila perlu, dilakukan pemeriksaan lain untuk melihat kemungkinan adanya penyakit penyerta.

Pemeriksaan yang dimaksud adalah pengukuran kadar gula darah dan elektrolit, pemindaian, katerisasi jantung, dan biopsi.

Bagaimana pengobatan aritmia jantung?

Anda perlu berbicara ke dokter untuk mengetahui pengobatan aritmia. Secara umum, pengobatan aritmia meliputi:

  • Pemberian obat-obatan pengendali denyut jantung
  • Pemasangan satu atau lebih kateter di pembuluh darah yang menuju ke jantung (ablasi)
  • Pemasangan alat pacu jantung di bawah kulit (tepatnya di bawah tulang selangka)
  • Pemasangan implantable cardioverter-defibrillator (ICD) di dada

Bisakah aritmia jantung dicegah?

Aritmia dapat dicegah dengan menjaga kesehatan jantung, salah satunya dengan menerapkan gaya hidup sehat. Mulai dari menerapkan pola makan sehat, tidur cukup, kelola stres, berhenti merokok, dan membatasi konsumsi minuman beralkohol.

Bagi penderita penyakit jantung, dianjurkan untuk minum obat yang diresepkan serta rutin periksa ke dokter agar kondisinya tidak bertambah buruk dan menimbulkan aritmia.

Jika jantung Anda berdetak lebih cepat tanpa sebab yang jelas, segera lakukan konsultasi dengan dokter melalui aplikasi LinkSehat di sini.

Medical Assistance kami siap bantu:
  • Booking tes COVID-19
  • Rekomendasi dokter atau RS
  • Buat janji dokter penyakit kronis
  • Buat janji dokter di luar negeri
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Mencari paket check up & bayi tabung (IVF)

Heart. Health topics. Arrhythmia.
Mayo Clinic. (2019). Diseases & conditions. Heat arrhythmia.


Author Tim LinkSehat Tim LinkSehat
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Serangan Jantung

Segera periksakan diri ke UGD jika Anda mengalami nyeri dada berkepanjangan yang disertai sesak Baca Selengkapnya...

Takikardi, Ketika Jantung Berdetak Cepat

Detak jantung yang berlangsung cepat dan lama, hingga 300 kali per menit, bisa menyebabkan jantung Baca Selengkapnya...