Penyakit A-Z

Seorang wanita tua sedang memegang tangannya yang terasa nyeri akibat radang sendi

Arthritis (Radang Sendi)

Link Sehat - Radang sendi atau arthritis adalah peradangan pada satu atau beberapa sendi yang menyebabkan sendi kaku dan sulit digerakkan. Kondisi ini banyak dialami orang berusia 65 tahun atau lebih (lansia).

Gejala radang sendi

Radang sendi biasanya ditandai dengan gejala berikut:

  • Kaku sendi yang membuat sulit bergerak
  • Nyeri sendi
  • Sendi bengkak, kemerahan, dan terasa hangat
  • Ukuran otot di sekitar sendi mengecil (atrofi otot)
  • Penurunan kekuatan otot di sekitar sendi

Segera hubungi dokter kami jika Anda mengalami gejala radang sendi tersebut.

Penyebab radang sendi

Berikut ini penyebab radang sendi berdasarkan jenisnya:

  • Osteoarthritis, radang sendi yang disebabkan karena penipisan dan kerusakan tulang rawan. Kondisi ini memicu terjadinya gesekan langsung antar tulang.
  • Rheumatoid arthritis. Jenis radang sendi ini disebabkan karena penyakit autoimun.
  • Sindrom Reiterataureactive arthritis. Ini merupakan radang sendi yang dipicu peradangan pada bagian tubuh lain. Biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri pada saluran kemih.
  • Septic atau infectious arthritis, yaitu radang sendi yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur.
  • Gout arthritis, disebabkan karena penumpukan kristal asam urat di dalam sendi.

Diagnosis radang sendi

Dokter akan bertanya mengenai gejala dan riwayat kesehatan Anda. Kemudian, akan dilakukan pemeriksaan pada sendi untuk melihat tanda peradangan dan/atau keterbatasan gerak sendi.

Pemeriksaan penunjang dibutuhkan untuk menegakkan diagnosis, meliputi: tes darah, pemindaian (USG/rontgen/CT scan/MRI) pada sendi, analisis cairan sendi, atauarthrocentesis untuk mendeteksi tanda infeksi pada sendi.

Radang sendi seringkali dianggap sepele. Padahal jika dibiarkan tanpa pengobatan, radang sendi dapat menyebabkan penurunan produktivitas, kematian jaringan tulang, kelainan bentuk kaki, osteoporosis, gangguan tidur, gangguan kecemasan, hingga depresi.

Pengobatan radang sendi

Nyeri sendi tidak dapat disembuhkan, tetapi Anda bisa meringankan gejala, mengatasi penyebab, serta memperbaiki fungsi sendi agar tetap bisa beraktivitas normal.

Berikut ini beberapa pilihan pengobatan untuk mengatasi radang sendi:

  • Konsumsi obat anti nyeri dan anti peradangan. Untuk mengatasi radang sendi akibat gangguan autoimun, dokter akan memberikan obatdisease-modifying antirheumaticdrugs (DMARDs).
  • Fisioterapiuntuk memperkuat otot-otot di sekitar sendi sekaligus meningkatkan kemampuan gerak tubuh.
  • Operasiuntuk memperbaiki dan/atau mengganti sendi yang rusak. Operasi dilakukan jika gejala radang sendi tidak bisa diatasi dengan konsumsi obat.
  • Perubahan gaya hidup,meliputi upaya menjaga berat badan ideal sesuai indeks massa tubuh dan rutin berolahraga (setidaknya 30 menit per hari, dengan total 150 menit per minggu).

Pencegahan radang sendi

Risiko terjadinya radang sendi dapat dikurangi dengan cara berikut:

  • Jaga berat badan tetap ideal sesuai indeks massa tubuh
  • Aktif bergerak/olahraga rutin
  • Duduk dan berdiri dengan postur tubuh yang baik
  • Perbanyak konsumsi makanan sehat, terutama buah dan sayuran
  • Kontrol rutin ke dokter, terutama jika Anda memiliki penyakit autoimun, penyakit asam urat, atau penyakit infeksi yang dapat memicu radang sendi

Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.

NHS. 2016. Arthritis.
Mayo Clinic. 2019. Diseases & Conditions. Arthritis.
WebMd. Arthritis Health Center.


Author Novi Sulistia Wati, S.KM Novi Sulistia Wati, S.KM
Reviewed by dr. Edwin Jonathan dr. Edwin Jonathan

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Penyakit Rematik

Rematik sering menjadi keluhan orang yang berusia lanjut, meski bisa juga menyerang orang dewasa, Baca Selengkapnya...

Dislokasi Sendi

Seluruh sendi pada tubuh dapat mengalami dislokasi, tetapi paling sering terjadi pada sendi bahu, Baca Selengkapnya...

Navigation Pengertian Gejala Penyebab Diagnosis Pengobatan Pencegahan