Penyakit A-Z

Seorang anak penderita campak sedang mengukur suhu tubuhnya dengan termometer oral

Campak

Link Sehat - Campak adalah munculnya ruam kemerahan di kulit akibat infeksi virus campak. Biasanya ruam kemerahan muncul di wajah dan leher, kemudian menyebar ke hampir seluruh tubuh.

Gejala campak

Ruam kemerahan akibat campak awalnya berukuran kecil, tetapi lama kelamaan bisa menyatu dan membentuk ruam besar. Sebelum kemunculan ruam, ada gejala campak lain yang juga perlu Anda waspadai keberadaannya, yakni:

  • Demam
  • Badan lemas dan pegal
  • Pilek
  • Hidung tersumbat
  • Batuk kering
  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Hilang nafsu makan
  • Kelopak mata membengkak
  • Mata merah, berair, dan sensitif terhadap cahaya
  • Muncul bercak putih di dalam mulut

Pada banyak kasus, penyakit campak akan sembuh 7-10 hari. Namun jika kondisi tak kunjung membaik, sebaiknya Anda segera berbicara dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Penyebab campak

Penyebab campak adalah infeksi virus sehingga penyakit ini bisa menular melalui percikan air liur (droplet) di udara dan/atau menyentuh hidung dan mulut setelah menyentuh benda yang terpercik air liur penderita.

Diagnosis campak

Anda akan ditanya mengenai gejala yang muncul, riwayat imunisasi atau vaksinasi campak, dan menjalani pemeriksaan fisik. Bila diperlukan, dokter akan mengambil sampel darah dan air liur Anda untuk memastikan diagnosis.

Pengobatan campak

Tidak ada pengobatan khusus untuk menangani penyakit campak. Namun, Anda bisa melakukan hal berikut untuk meredakan gejala yang muncul:

  • Minum paracetamol atau ibuprofen untuk meredakan nyeri dan demam
  • Mandi air hangat untuk meredakan pilek dan hidung tersumbat
  • Bersihkan mata dengan kapas basah
  • Atur cahaya dalam ruangan agar tidak menyilaukan
  • Minum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi. Anda juga bisa mencampurkan air hangat dengan lemon atau madu untuk meredakan batuk sekaligus mengencerkan lendir di tenggorokan. Namun, madu tidak boleh diberikan pada anak berusia kurang dari 1 tahun.

Penderita campak, baik anak-anak atau orang dewasa, disarankan untuk beristirahat di rumah sampai kondisinya benar-benar pulih, atau minimal sampai 4 hari setelah timbul ruam. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus dan penularan penyakit ke orang lain.

Pencegahan campak

Penyakit campak dicegah dengan pemberian vaksin. Namun bagi yang belum melakukan imunisasi campak setelah terinfeksi, Anda tetap bisa mendapatkan vaksin campak dalam waktu 72 jam setelah muncul gejala. Vaksin diberikan untuk mengurangi keparahan gejala.

Meski vaksin bisa diberikan saat terinfeksi, lebih baik Anda melakukan pencegahan sejak dini dengan imunisasi campak dan MMR. Biasanya imunisasi diberikan pada anak berusia 9 bulan, kemudian dilanjutkan dengan vaksin MMR untuk mencegah penyakit campak, gondongan, dan rubella.

Imunisasi MMR diberikan saat berusia 15 bulan dan diulang pada usia 5 tahun. Pada wanita hamil, vaksin MMR tidak boleh diberikan. Maka itu, sebaiknya vaksin MMR diberikan minimal satu bulan sebelum Anda merencanakan kehamilan.

Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.

NHS. (2018). Health A-Z. Measles.
Mayo Clinic
. (2018). Diseases and conditions. Measles.
WHO
. (2019). Measles.


Author Novi Sulistia Wati, S.KM Novi Sulistia Wati, S.KM
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Influenza

Influenza mudah menular ke orang lain, terutama pada 3-4 hari pertama setelah penderitanya Baca Selengkapnya...

Cacar Air

Cacar air ditandai dengan munculnya bentol merah seperti lepuh yang terasa gatal di seluruh tubuh.

Batuk Pilek

Batuk pilek termasuk infeksi virus yang ringan dan dapat sembuh sendiri. Untuk mempercepat Baca Selengkapnya...

Navigation Pengertian Gejala Penyebab Diagnosis Pengobatan Pencegahan