Penyakit A-Z

Seorang anak terbaring di kasur sambil memegang boneka dan mengukur suhu tubuh karena gejala DBD yang dialaminya

Demam Berdarah pada Anak

Link Sehat - Demam berdarah adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus dengue. Virus ini banyak dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Meski bisa terjadi pada siapa saja, DBD lebih rentan dialami anak-anak. Demam berdarah pada anak tidak boleh dibiarkan, karena berpotensi mengancam nyawa.

Gejala DBD pada anak

Seorang anak dicurigai mengalami demam berdarah jika mengalami gejala berikut:

  • Demam tinggi (lebih dari 3 hari)
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot, pegal linu
  • Muncul ruam merah kulit
  • Mual. muntah
  • Sakit perut (terasa sakit saat perut ditekan)
  • Gusi berdarah tiba-tiba
  • Kelenjar getah bening membengkak
  • Kelelahan, gelisah

Segera ajak Si Kecil ke rumah sakit jika mengalami tanda dan gejala demam berdarah tersebut.

Penyebab DBD pada anak

DBD terjadi ketika Si Kecil digigit oleh nyamuk Aedes aegypti betina yang membawa virus dengue.

Diagnosis DBD pada anak

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan Si Kecil. Sampel darah juga diambil untuk memastikan keberadaan virus dengue. Bila perlu, tes darah akan dilakukan untuk mengecek antibodi dalam darah. Hasil pemeriksaan digunakan untuk memutuskan apakah Si Kecil perlu diopname di rumah sakit atau bisa menjalani rawat jalan.

Pengobatan DBD pada anak

Tidak ada pengobatan spesifik untuk menyembuhkan demam berdarah. Dokter mungkin meresepkan paracetamol untuk menurunkan demam dan mengurangi rasa nyeri yang dialami anak. Untuk membantu proses penyembuhan, Anda perlu memastikan Si Kecil mendapatkan:

  • Cukup istirahat
  • Konsumsi makanan sehat
  • Minum jus jambu agar kadar kadar trombosit naik
  • Minum air putih atau cairan elektrolit supaya terhindar dari dehidrasi

Infus dipasang ketika Si Kecil menjalani rawat inap di rumah sakit. Pemasangan infus dapat mengembalikan cairan tubuh yang hilang, mengalirkan asupan vitamin, obat, serta menormalkan tekanan dan aliran darah untuk mencegah dehidrasi maupun reaksi syok akibat DBD.

Reaksi syok DBD adalah kondisi turunnya tekanan darah drastis yang dapat membahayakan jiwa sehingga perlu mendapatkan penanganan segera dan intensif.

Setelah mendapatkan infus, kondisi Si Kecil akan membaik dan kadar trombositnya perlahan kembali normal. Namun jika kondisi memburuk setelah diinfus, dokter mungkin menyarankan transfusi trombosit untuk menambah jumlah keping darah. Transfusi trombosit hanya diperuntukkan bagi anak penderita demam berdarah yang mengalami gejala perdarahan berat, seperti mimisan atau BAB berdarah.

Pencegahan DBD pada anak

Tentu saja, demam berdarah pada anak bisa dicegah dengan menjaga kebersihan lingkungan. Upaya pencegahan DBD dikenal dengan gerakan 3M plus, meliputi:

  • Menguras tempat penampungan air, seperti bak mandi, minimal sekali seminggu
  • Menutup rapat tempat penampungan air
  • Mendaur ulang barang yang menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti
  • Mengatur cahaya yang cukup di dalam rumah
  • Memasang kawat anti nyamuk di ventilasi rumah
  • Menaburkan bubuk larvasida (abate) di penampungan air yang sulit dikuras
  • Menggunakan kelambu saat tidur
  • Menanam tumbuhan pengusir nyamuk
  • Menghentikan kebiasaan menggantung pakaian

Vaksin dengue dapat diberikan saat Si Kecil berusia usia 9-16 tahun sebanyak 3 kali dengan jarak 6 bulan. Vaksin tidak disarankan untuk anak berusia kurang dari 9 tahun karena meningkatkan risiko dengue berat, terutama pada kelompok usia 2-5 tahun.

Namun saat ini, vaksin dengue bukan cara pencegahan demam berdarah yang utama, meski dianjurkan untuk dilakukan pada anak-anak. Anda perlu tanya dokter jika ingin memberikan vaksin dengue pada Si Kecil.

Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.

Kids Health. (2017). Dengue fever.
CDC. (2019). Dengue. Symptoms and treatment.


Author Novi Sulistia Wati, S.KM Novi Sulistia Wati, S.KM
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Demam Berdarah

Perlukah khawatir saat memiliki gejala DBD? Adakah vaksin dengue? Kapan penderita demam berdarah Baca Selengkapnya...

Malaria

Anda terkena malaria setelah digigit nyamuk pembawa parasit di dalam tubuhnya.

Navigation Pengertian Gejala Penyebab Diagnosis Pengobatan Pencegahan