Insomnia

Kamis, 12 November 2020

Insomnia

Insomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan untuk tidur sejak awal memejamkan mata, serta mudah terbangun saat tidur dan tidak dapat tidur kembali. Gangguan tidur ini bisa hilang timbul, tergantung situasi yang sedang dihadapi dan tingkat stres.

Insomnia bisa di alami dalam jangka waktu pendek (akut), atau bisa juga dalam jangka waktu panjang (kronis). Insomnia disebut akut jika dialami mulai dari 1 malam hingga beberapa minggu, biasanya terjadi setelah mengalami kejadian yang traumatis. Sedangkan insomnia kronis dapat berlangsung lebih dari 1 bulan yang dapat memengaruhi aktivitas dan suasana hati.

Dua tipe insomnia lainnya yaitu insomnia primer (tidak berkaitan dengan gangguan kesehatan) dan insomnia sekunder (disebabkan karena mengalami penyakit lain, seperti asma, pembengkakan jantung, kanker, dan nyeri).

Gejala atau tanda insomnia

Gejala insomnia bisa berupa:

  • Kelelahan di siang hari.
  • Terbangun di malam hari.
  • Kecemasan saat akan tidur.
  • Kesulitan memulai tidur di malam hari.
  • Mudah cemas, depresi, dan mudah marah.
  • Gangguan berpikir, fokus, dan mengingat hal.
  • Bangun terlalu awal dan tidak dapat tidur kembali.
  • Banyak melakukan kesalahan karena kurang fokus.
  • Tidak merasa segar setelah istirahat cukup atau tidur malam.

Dokter spesialis untuk insomnia

Insomnia biasa ditangani olehdokter spesialis kejiwaan. Bukan berarti Anda sakit jiwa, namun dokter spesialis jiwa sudah mendalami cara konsultasi dan penanganan pasien insomnia. Maka dari itu tidak perlu malu jika datang berobat dan kontrol ke dokter jiwa karena jika insomnia tidak diatasi dengan ahlinya, sangat berisiko penyalahgunaan obat tidur dan dapat berujung pada kelebihan dosis/overdosis kemudian meninggal.

Jika ingin buat janji konsultasi online atau rawat jalan di dalam atau luar negeri, gunakan aplikasi LinkSehat. Download sekarang.

Kapan harus konsultasi ke dokter

Konsultasikan keadaan Anda jika Anda memiliki gejala insomnia dan sudah mengganggu aktivitas sehari hari. Sangat penting untuk mengetahui penyebab sulit tidur dan mengatasi penyebab tersebut oleh dokter ahlinya.

Biaya berobat insomnia

Besaran biaya pengobatan insomnia tergantung pada kondisi pasien, jenis tindakan medis yang dilakukan serta pilihan rumah sakit. Untuk perkiraan biaya pengobatan insomnia di dalam atau luar negeri, gunakan aplikasi LinkSehat. Download sekarang.

Penyebab insomnia

Penyebab insomnia sangat banyak. Bisa murni insomnia (insomnia primer), bisa juga insomnia yang disebabkan karena penyakit lain (insomnia sekunder).

Penyebab insomnia primer meliputi: stres, aktivitas yang pada, perubahan jadwal tidur (misalnya akibatjetlagatau bekerjashift), atau paparan suara, cahaya, atau suhu. Sedangkan insomnia sekunder dapat disebabkan karena:

  • Penggunaan kafein, alkohol, dan rokok.
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman di malam hari.
  • Gangguan mental seperti depresi dan cemas.
  • Hipertiroid dan gangguan endokrin atau hormonal lainnya.
  • Gangguan tidur sepertisleep apnea ataurestless leg syndrome.
  • Obat-obatan, seperti obat pilek, alergi, darah tinggi, asma, atau depresi.

Insomnia kronis bisa disebabkan stres, kebiasaan atau kejadian dalam hidup yang mengganggu kualitas tidur. Kebiasaan yang dapat menyebabkan insomnia yaitu makan banyak di malam hari, beraktivitas di tempat tidur, serta merokok atau konsumsi alkohol dan kafein sebelum tidur.

  • Faktor risiko yang bisa meningkatkan risiko insomnia, antara lain:
  • Wanita.
  • Usia di atas 60 tahun.
  • Bekerja shift malam.
  • Terdapat riwayat atau sedang mengalami gangguan kesehatan mental.

Insomnia bisa dialami pada pasien usia lanjut dikarenakan terdapat perubahan pola tidur dan perubahan hormon pemicu tidur.

Diagnosis insomnia

Dokter mendiagnosis insomnia yaitu dengan mengumpulkan data riwayat medis dan menanyakan kebiasaan tidur Anda. Untuk membantu dokter dalam mendiagnosis, akan lebih baik jika Anda mencatat mengenai pola tidur Anda selama 1-2 minggu. Dokter mungkin akan melakukan beberapa pemeriksaan tambahan untuk mencari tahu penyebab insomnia jika dicurigai adanya hubungan dengan penyakit lainnya.

Cara mengobati insomnia

Insomnia yang membutuhkan pengobatan yaitu insomnia kronis, sementara insomnia akut tidak membutuhkan pengobatan. Obat tidur biasanya diberikan oleh dokter saat insomnia mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun ingat, obat tidur tidak boleh dibeli sendiri tanpa resep dan anjuran dokter karena memiliki efek samping dan semakin berkurang efeknya jika dikonsumsi terus menerus.

Pengobatan insomnia dilakukan dengan mengatasi penyebabnya. Stress dan penyebab insomnia lainnya harus diatasi dengan konsultasi bagian kejiwaan sehingga Anda dapat diberikan panduan untuk mengatasi stress yang ada.

Komplikasi

Komplikasi insomnia muncul dikarenakan organ-organ tidak mendapatkan waktu istirahat untuk memperbaiki sel-sel mereka. Komplikasi yang terjadi bisa berupa gangguan tekanan darah, obesitas,depresi, risiko jatuh, gangguan fokus, cemas, dan bahaya lainnya yang disebabkan karena kurang fokus seperti kecelakaan.

Bisakah insomnia disembuhkan?

Insomnia bisa sembuh jika penyebab insomnia diatasi dengan baik. Insomnia akut bisa hilang dengan sendirinya.

Berapa lama waktu untuk sembuh dari insomnia?

Tidak ada batasan waktu untuk insomnia dapat sembuh. Tergantung dari kemampuan masing masing pasien dalam mengatasi penyebab stres.

Cara mencegah insomnia

Mencegah insomnia dapat dilakukan dengan berbagai cara yang disebut dengansleep hygiene. Langkah tersebut yaitu:

  • Tidak makan terlalu banyak saat malam hari.
  • Tidak menggunakan tempat tidur selain untuk tidur.
  • Tidak mengonsumsi kafein, nikotin dan alkohol sebelum tidur.
  • Relaksasi sebelum tidur dengan mendengarkan musik dan mandi.
  • Menetapkan jam tidur, coba untuk rutin tidur dan bangun pada jam yang sama.
  • Tidak membacaebook atau menggunakan HP saat sebelum tidur sebab cahaya dari gawai dapat mempersulit tidur.
  • Membuat suasana tidur yang nyaman seperti gelap, sunyi dan suhu yang tidak terlalu dingin atau panas untuk membantu Anda tidur lebih cepat dan nyenyak.

Cara merawat pasien insomnia di rumah

Cara merawat pasien insomnia di rumah yaitu dengan membantu menciptakan suasana tidur yang nyaman, memantau pemakaian obat tidur sesuai resep dokter dan tidak meningkatkan dosis tanpa instruksi dokter. Pasien dengan insomnia harus rutin kontrol ke dokter agar pengobatan tetap berjalan sehingga penyebab insomnia dapat teratasi.

Medical Assistance kami siap bantu:
  • Booking tes COVID-19
  • Rekomendasi dokter atau RS
  • Buat janji dokter penyakit kronis
  • Buat janji dokter di luar negeri
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Mencari paket check up & bayi tabung (IVF)
Author dr. Kezia Christy dr. Kezia Christy
Reviewed by dr. Edwin Jonathan dr. Edwin Jonathan

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Kenapa Nggak Boleh Langsung Tidur Setelah Sahur?

Sebenarnya, boleh nggak sih tidur setelah sahur? Apakah ada bahaya tidur setelah sahur? Temukan Baca Selengkapnya...

Anak Susah Tidur Saat Malam Hari? Ini Penyebab dan Solusinya

Bagaimana jika anak justru membangunkan Anda di malam hari karena mereka tidak bisa tidur?