Gunting di atas kain berwarna hijau di ruang operasi beserta dokter yang sedang menjalani operasi sesar

Rabu, 08 Januari 2020

Operasi Sesar

Link Sehat - Operasi sesar, dikenal juga sebagai C-section, adalah prosedur operasi untuk mengeluarkan bayi melalui celah sayatan pada perut dan rahim ibu. Biasanya sayatan dibuat melintang di daerah perut bawah, persis di bawah garis pinggang.

Operasi sesar dilakukan jika Anda tidak memungkinkan melahirkan anak secara normal, karena kondisi medis tertentu yang berpotensi membahayakan nyawa Anda dan bayi.

Operasi sesar sangat dianjurkan jika Anda mengalami kondisi berikut:

  • Kondisi gawat janin
  • Posisi janin abnormal
  • Kehamilan kembar
  • Masalah pada plasenta
  • Tali pusat menutupi jalan lahir
  • Terjadi sumbatan jalan lahir
  • Menderita penyakit jantung, otak, atau infeksi tertentu selama kehamilan

Pernah menjalani operasi sesar pada kehamilan sebelumnya

Prosedur operasi sesar

Sebelum operasi, bagian perut Anda akan dibersihkan terlebih dahulu. Selang kencing dipasang di saluran kemih dan dibuat jalur infus untuk pemberian cairan dan obat. Anda juga akan dibius total atau lokal (di area tulang belakang) yang menimbulkan rasa kebas.

Selanjutnya, dokter akan membuat sayatan pada dinding perut dan rahim sebagai jalan lahir bayi. Bayi akan dilahirkan melalui luka sayatan tersebut dan ditangani sebagaimana layaknya persalinan biasa atau sesuai dengan kondisi kesehatan bayi. Kemudian ari-ari juga akan dikeluarkan melalui luka sayatan yang sama. Luka kemudian dijahit dan ditutup.

Operasi sesar dapat menimbulkan efek samping, sehingga Anda perlu berdiskusi dengan dokter terkait kemungkinan tersebut.

Pemulihan setelah operasi sesar

Anda perlu menjalani rawat inap di rumah sakit pasca tindakan. Obat antinyeri akan diberikan untuk mengatasi rasa nyeri yang timbul akibat luka operasi. Setelah luka mengering (sekitar 3 hari), Anda akan diperbolehkan pulang.

Sebaiknya segera temui dokter jika setelah operasi sesar, Anda mengalami demam, perdarahan hebat, nyeri, serta muncul luka merah, bengkak, dan cairan. Termasuk ketika Anda mengalami masalah psikis setelah melahirkan, seperti mood swing,kehilangan nafsu makan, lelah, sedih berkepanjangan, hingga muncul pikiran untuk melukai diri sendiri dan anak yang baru dilahirkan. Gejala ini bisa menjadi tanda sindrom baby blues.

Disarankan untuk tetap melakukan kontrol ke dokter setelah prosedur operasi sesar untuk memastikan proses pemulihan luka berlangsung dengan baik. Anda bisa menghubungi Medical Consultant kami di sini jika membutuhkan rekomendasi Rumah Sakit untuk persalinan.

Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.

Mayo Clinic. (2018). Tests & procedures. C-section.
NHS. Health A to Z. Caesarean section.


Author dr. Elrika Anastasia W. dr. Elrika Anastasia W.
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Anemia Saat Hamil

Anemia termasuk kondisi yang membuat para ibu hamil khawatir. Kondisi ini tidak hanya berpengaruh Baca Selengkapnya...

Hipertensi Saat Hamil

Ibu hamil dengan tekanan darah tinggi memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi sebelum, selama, Baca Selengkapnya...

Diabetes Gestasional

Diabetes yang muncul pada masa kehamilan dan hanya berlangsung hingga proses persalinan disebut Baca Selengkapnya...