Penyakit Jantung Koroner

Jumat, 12 Juni 2020

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner adalah kondisi yang terjadi ketika pembuluh darah jantung (arteri koroner) tersumbat oleh timbunan lemak. Semakin banyak lemak menumpuk, arteri semakin menyempit, berakibat pada berkurangnya aliran darah ke otot jantung.

Apa saja gejala penyakit jantung koroner?

Berkurangnya asupan darah ke otot jantung tidak selalu menimbulkan gejala pada awalnya.

Secara umum, angina ditandai dengan nyeri dada. Tanda lainnya berupa:

  • Mual
  • Sesak napas
  • Detak jantung tidak beraturan (palpitasi)
  • Pusing dan kelelahan
  • Keringat berlebihan

Angina biasanya terasa di dada, tetapi dapat juga terasa di area bahu, lengan, leher, rahang, dan punggung belakang.

Apa saja penyebab penyakit jantung koroner?

Berikut ini beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko PJK:

  • Riwayat keluarga dengan PJK
  • Kebiasaan merokok
  • Kurang bergerak
  • Berat badan berlebih (obesitas)
  • Pola makan kurang sehat
  • Stres berkepanjangan
  • Terlalu banyak minum alkohol
  • Menderita diabetes, hipertensi, sindrom metabolik, sleep apnea, dan preeklamsia

Sebaiknya segera bicara ke dokter di sini jika Anda sering mengalami nyeri dada tanpa sebab yang jelas.

Bagaimana penyakit jantung koroner didiagnosis?

Untuk diagnosa awal, dokter akan menanyakan gejala dan memeriksa faktor risiko. Jika dokter mencurigai Anda menderita PJK, akan dilakukan pemeriksaan tekanan darah dan tes darah.

Pemeriksaan penunjang diperlukan untuk menetapkan diagnosis, meliputi elektrokardiografi (EKG), uji tekanan (stress test) menggunakan treadmill, ekokardiografi (USG jantung), foto rontgen dada, CT scan jantung, MRI jantung, pemeriksaan enzim jantung, pemeriksaan radionuklir, serta kateterisasi jantung (angiografi).

Bagaimana pengobatanpenyakit jantung koroner?

PJK diatasi dengan perubahan gaya hidup yang dikombinasikan dengan konsumsi obat atau prosedur medis. Pola hidup sehat yang dimaksud, antara lain:

  • Tidak merokok
  • Membatasi konsumsi alkohol
  • Perbanyak konsumsi makanan bergizi
  • Mengelola stres
  • Menjaga berat badan ideal
  • Rutin berolahraga

Penderita PJK diberikan obat sesuai yang dibutuhkan. Jika obat tidak efektif dalam mengatasi gejala, dokter dapat menganjurkan tindakan, meliputi kateterisasi, yang dapat diikuti dengan pemasangan ring pada arteri koroner yang tersumbat , atau operasi bypass jantung.

Bisakah penyakit jantung koroner dicegah?

Penyakit jantung koroner dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk rutin memeriksa gula darah dan kolesterol tiap tahun, bagi yang berusia di atas 35 tahun. Pemeriksaan lebih rutin disarankan bagi yang memiliki diabetes, peningkatan kadar kolesterol darah, riwayat hipertensi, dan penyakit jantung.

Medical Assistance kami siap bantu:
  • Booking tes COVID-19
  • Rekomendasi dokter atau RS
  • Buat janji dokter penyakit kronis
  • Buat janji dokter di luar negeri
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Mencari paket check up & bayi tabung (IVF)

Heart Foundation. Heart conditions. What is coronary heart disease?
NHS. (2017). Health A to Z. Coronary heart disease.


Author Tim LinkSehat Tim LinkSehat
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Penyakit Jantung

Setiap orang berisiko mengalami penyakit jantung, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga Baca Selengkapnya...

Operasi Bypass Jantung

Operasi bypass jantung diperuntukkan bagi Anda yang mengalami masalah pada jantung dan pembuluh Baca Selengkapnya...

Angioplasti: Kateter Jantung, Pasang Ring Jantung

Jika Anda terbukti mengalami penyumbatan pembuluh darah jantung (bukan di bagian jantung kiri Baca Selengkapnya...