Penyakit Panu

Jumat, 20 November 2020

Penyakit Panu

Dalam bahasa kedokteran, panu disebut dengan pityriasis versicolor atau tinea versicolor. Panu adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamurMalassezia. Jamur tersebut sebetulnya merupakan mikroorganisme normal di kulit, namun pertumbuhan dan perkembangannya yang berlebih dapat menyebabkan panu.

Penyakit panu bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak hingga dewasa serta dapat dialami oleh wanita maupun laki-laki. Ciri khas dari panu yaitu adanya bercak pada kulit dengan warna yang tidak sama dengan kulit yang sehat, bisa berwarna lebih terang dan bisa juga berwarna lebih gelap.

Panu bisa terdapat di semua bagian tubuh, misalnya di leher, badan, tangan, kaki, dan lainnya. Meskipun penyakit ini tidak menimbulkan nyeri atau membahayakan nyawa, warna kulit yang tidak merata dapat memengaruhi rasa percaya diri seseorang. Penyakit ini juga tidak menular.

Gejala atau tanda panu

Gejala khas dari panu yaitu adanya bercak kulit dengan warna yang tidak merata dengan kulit sekitarnya yang sehat. Perubahan warna bisa menjadi lebih gelap (hiperpigmentasi), bisa juga menjadi lebih terang (hipopigmentasi). Lokasinya bermacam, bisa di tangan, kaki, wajah, punggung, atau bagian tubuh lain. Gejala lainnya yang bisa dirasakan yaitu adanya gatal, kulit kering dan mengelupas, dan keadaan kulit dipengaruhi oleh kelembaban kulit.

Penyakit kulit lainnya yang menyerupai panu yaitu vitiligo. Namun perbedaannya terdapat pada lokasi, dan gejala. Pada vitiligo, pasien tidak mengalami perubahan tekstur kulit dan biasanya terdapat pada kanan dan kiri sisi tubuh (jari tangan, pergelangan tangan, ketiak, mulut, mata atau selangkangan).

Dokter spesialis untuk panu

Tidak diperlukan dokter spesialis untuk menangani panu. Dokter umum sudah memiliki kompetensi untuk menangani panu. Konsultasi dengan dokter spesialis kulit dilakukan jika dokter umum sudah melakukan pengobatan, namun tidak mengalami proses penyembuhan. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter spesialis kulit untuk menilai apakah ada kemungkinan penyakit lainnya.

Ingin konsultasi seputar masalah kulit Anda dapat buat janji konsultasi online atau rawat jalan dengan dokter umum maupun dokter spesialis kulit melalui aplikasi LinkSehat. Download sekarang.

Kapan harus konsultasi ke dokter

Hubungi dan konsultasi dengan dokter jika Anda memiliki gejala panu dan tidak sembuh dengan obat salep panu di apotek (pengobatan mandiri).

Biaya berobat panu

Besaran biaya pengobatan panu tergantung pada kondisi pasien, jenis tindakan medis yang dilakukan serta pilihan rumah sakit. Untuk perkiraan biaya pengobatan panu di dalam atau luar negeri, gunakan aplikasi LinkSehat. Download sekarang.

Penyebab panu

Penyebab panu yaitu tumbuhnya jamurMalassezia yang melebihi jumlah seharusnya di kulit. Faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya panu yaitu riwayat keluarga yang memiliki panu, keringat berlebihan, berada di iklim lembab, memiliki sistem imun yang rendah, sedang mengkonsumsi obat yang menurunkan imun, dan memiliki beberapa tipe kanker. Penyebab lainnya yang bisa menyebabkan panu yaitu perubahan hormon, dan tipe kulit berminyak.

Diagnosis panu

Diagnosis panu dilakukan dengan mengumpulkan keterangan medis pasien serta pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang yang bisa dilakukan yaitu melakukan kerok kulit dan memeriksanya di bawah mikroskop dengan meneteskan cairan kalium hidroksida (KOH).

Pemeriksaan penunjang lainnya yang dapat dilakukan yaitu biopsi atau pengambilan sampel jaringan kulit untuk diperiksa di bawah mikroskop. Pada sampel jaringan juga bisa dilakukan kultur jamur untuk melihat apakah betul terdapat jamurMalassezia pada kulit. Pemeriksaan penunjang juga bisa dilakukan yaitu pemeriksaanlampu wood, yaitu pemeriksaan dengan lampu ultraviolet untuk melihat perubahan warna kulit menjadi kuning atau hijau.

Cara mengobati panu

Panu bisa diatasi dengan pemberian salep panu yang bisa dibeli di apotek. Kandungan obat salep panu yang dapat dibeli di apotek yaituclotrimazole,miconazole,ketoconazole, terbinafine, atau selenium sulfida. Pengobatan bisa berlangsung selama beberapa minggu hingga bulan. Jika tidak sembuh, dokter mungkin akan memberikan beberapa obat minum untuk mengatasi panu.

Bisakah panu disembuhkan?

Tentu bisa. Namun hipopigmentasi atau hiperpigmentasi yang terjadi bisa tidak hilang dalam beberapa minggu hingga bulan setelah panu sembuh.

Berapa lama waktu untuk sembuh dari panu?

Dibutuhkan beberapa minggu hingga bulan untuk mengobati panu. Penyakit panu bisa timbul kembali pada cuaca hangat dan lembab.

Cara mencegah panu

Cara mencegah panu yaitu menghindari panas serta keringat berlebihan, serta menggunakan sampo anti ketombe dengan kandungan selenium untuk badan.

Cara merawat pasien panu di rumah

Cara merawat pasien panu di rumah yaitu dengan rutin menggunakan obat salep panu atau obat minum dari dokter sesuai anjuran. Hindari keadaan kulit lembab dengan mengganti pakaian jika basah, mengeringkan keringat dan hindari paparan sinar matahari.

Konsultasi Gratis
Butuh rekomendasi dokter/rumah sakit, estimasi biaya berobat, dan paket medical check up untuk keluhan Anda? Hubungi Medical Consultant kami.
Author dr. Kezia Christy dr. Kezia Christy
Reviewed by dr. Edwin Jonathan dr. Edwin Jonathan

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Abses Kulit

Anda perlu mengenali beberapa kondisi saat abses kulit perlu segera ditangani untuk mencegah Baca Selengkapnya...

Tes Alergi Kulit

Allergy skin test dianjurkan bagi Anda yang mengalami reaksi alergi tanpa diketahui penyebab Baca Selengkapnya...

Lipoma, Benjolan Jinak di Bawah Kulit

Lipoma adalah benjolan jinak di bawah kulit berisi kumpulan lemak. Lipoma tidak berbahaya dan Baca Selengkapnya...

Kanker Kulit

Meski bisa timbul di area kulit manapun, biasanya kanker muncul pada kulit yang sering terpapar Baca Selengkapnya...