Ilustrasi tulang untuk menggambarkan transplantasi sumsum tulang

Kamis, 02 Januari 2020

Transplantasi Sumsum Tulang

Link Sehat - Transplantasi sumsum tulang (disebut juga dengan transplantasi sel punca, stem cells) merupakan prosedur penggantian sumsum tulang baru untuk mengganti produksi sel darah yang rusak dengan yang sehat.

Sumsum tulang berada di bagian tengah dari tulang manusia. Jaringan tersebut berfungsi untuk memproduksi sel punca yang nantinya berkembang menjadi berbagai jenis sel darah, yakni sel darah merah, sel darah putih, atau trombosit.

Transplantasi sumsum tulang disarankan jika Anda mengalami:

  • Anemia aplastik berat hingga menyebabkan kegagalan sumsum tulang untuk memproduksi sel darah dengan baik
  • Leukemia atau limfoma, merupakan jenis kanker sel darah putih
  • Myeloma, merupakan kanker sel plasma
  • Beberapa kelainan darah, sistem imun, dan metabolisme. Misalnya, anemia sel sabit, thalasemia, dan sindrom Hurler

Transplantasi sel punca dilakukan untuk mengganti sumsum tulang yang sudah rusak dengan sumsum tulang sehat. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan produksi sel-sel darah abnormal (seperti kanker sel darah) atau sel-sel darah yang rusak setelah terapi kanker.

Ini merupakan pilihan terakhir jika bentuk pengobatan yang lain tidak berhasil, serta Anda berada dalam kondisi yang relatif baik meskipun sedang mengidap penyakit tertentu.

Prosedur transplantasi sumsum tulang

1. Sebelum tindakan

  • Anda akan menjalani pemeriksaan lengkap dan tes penunjang sebelum tindakan. Tes penunjang yang dimaksud meliputi: EKG jantung, ekokardiografi, foto Rontgen, CT scan, dan tes darah. Tes tambahan berupa biopsi mungkin akan dilakukan jika Anda memiliki kanker.
  • Pengambilan sel punca, baik dari pendonor maupun dari organ tubuh sendiri. Sel punca dapat diekstraksi dari sel darah, dari jaringan sumsum tulang, maupun darah dari plasenta dan tali pusar bayi yang baru lahir.
  • Terapi persiapan, seperti kemoterapi dan radioterapi. Beberapa obat mungkin diberikan lewat akses vena sentral (selang infus obat lewat dada). Semua persiapan dilakukan hingga satu minggu, sehingga Anda mungkin perlu dirawat inap selama tahap ini.

2. Saat tindakan

Operasi transplantasi akan dilakukan 1-2 hari setelah terapi persiapan selesai. Sel punca akan dimasukkan perlahan ke dalam tubuh Anda melalui akses vena sentral. Prosedur ini biasanya memakan waktu 1-5 jam.

Prosedur transplantasi sumsum tulang mirip dengan transfusi darah. Sel punca akan masuk ke sumsum tulang dengan sendirinya. Sumsum tulang sehat akan memproduksi sel darah sehat dalam beberapa hari hingga beberapa minggu kemudian.

Transplantasi sumsum tulang dapat menimbulkan efek samping, sehingga Anda perlu berdiskusi dengan dokter terkait kemungkinan tersebut.

Pemulihan pasca transplantasi sumsum tulang

Proses pemulihan berlangsung saat rawat inap di rumah sakit selama beberapa minggu. Selama periode ini, Anda mungkin merasakan lemas badan, muntah-muntah, diare dan tidak nafsu makan. Dokter akan memberikan instruksi untuk memberi makanan cair lewat selang dan transfusi darah rutin. Anda juga akan dirawat di ruangan steril bebas bakteri untuk menghindari infeksi.

Anda diperbolehkan pulang setelah 1-3 bulan pasca transplantasi. Namun, Anda akan dirawat lebih lama jika terdapat komplikasi seperti infeksi. Meskipun sudah diperbolehkan pulang, Anda masih berisiko terkena infeksi dalam 1-2 tahun setelah tindakan. Anda juga akan diminta minum obat imunosupresan untuk mencegah sistem imun tubuh menyerang sel donor baru atau sel donor baru menyerang sel tubuh Anda.

Prosedur ini tersedia di rumah sakit dengan fasilitas pendukung dan memiliki dokter onkologi. Anda bisa menghubungi Medical Consultant kami di sini untuk konsultasi gratis terkait estimasi biaya, rekomendasi dokter dan Rumah Sakit di Indonesia maupun luar negeri, serta buat janji dokter spesialis terkait prosedur transplantasi sumsum tulang.

Medical Assistance kami siap bantu:
  • Booking tes COVID-19
  • Rekomendasi dokter atau RS
  • Buat janji dokter penyakit kronis
  • Buat janji dokter di luar negeri
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Mencari paket check up & bayi tabung (IVF)

NHS. Health A to Z. Stem cell and bone marrow transplants.
WebMD
. Leukemia & lymphoma. What to expect from a stem cell transplant.


Author dr. Diryati Widyantari dr. Diryati Widyantari
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Transplantasi Ginjal

Transplantasi ginjal adalah prosedur bedah untuk mengganti organ ginjal yang rusak akibat gagal Baca Selengkapnya...

Transplantasi Kornea

Transplantasi kornea (dikenal juga cangkok kornea) dilakukan untuk mengganti kornea yang rusak dan Baca Selengkapnya...