Emboli Paru

Kamis, 18 Februari 2021

Emboli Paru

Emboli paru adalah kondisi ketika satu bagian paru tidak dapat berfungsi optimal karena kurangnya asupan darah akibat tersumbatnya pembuluh darah (arteri) paru.

Gejala emboli paru

Semakin besar arteri yang tersumbat, semakin berat juga gejala yang ditimbulkan, antara lain:

  • Sesak napas.
  • Nyeri dada.
  • Batuk (kadang batuk berdarah).
  • Nyeri punggung.
  • Berkeringat.
  • Biru pada bibir atau ujung jari.
  • Sempoyongan seperti ingin pingsan.

Gejala lain yang dapat timbul menyertai emboli paru, meliputi denyut jantung cepat dan tidak beraturan, demam, serta nyeri tungkai dan/atau bengkak karena sumbatan pada pembuluh vena tungkai (deep vein thrombosis/DVT).

Emboli paru merupakan kegawatan medis dan dapat mengancam nyawa. Jika Anda mengalami hal-hal seperti disebutkan di atas, sebaiknya segera ke dokter atau unit gawat darurat (UGD).

Penyebab emboli paru

Emboli paru umumnya terjadi karena sumbatan berupa bekuan darah yang berasal dari vena dalam (DVT). Tandanya berupa:

  • Pembengkakan pada salah satu tungkai atau lengan.
  • Nyeri pada tungkai jika berdiri atau berjalan.
  • Bengkak pada tungkai/lengan yang teraba hangat.
  • Perubahan warna kulit menjadi kemerahan atau kehitaman pada daerah yang terkena.
  • Pembuluh darah yang tampak lebih besar pada daerah yang terkena.

Beberapa hal lain yang juga dapat menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah paru, yakni:

  • Bagian dari tumor.
  • Gelembung udara.
  • Lemak, berasal dari sumsum pada tulang panjang apabila terjadi patah tulang.

Anda berisiko tinggi mengalami emboli paru jika merokok, obesitas, terlalu lama berbaring atau duduk, pernah menjalani operasi, serta mengalami kanker pada tahap metastasis (telah menyebar ke organ lain) atau penyakit jantung.

Diagnosis emboli paru

Dalam beberapa kasus, emboli paru sulit untuk didiagnosa, terutama bagi Anda yang sudah dengan penyakit jantung atau penyakit paru terdahulu. Beberapa cara untuk mendiagnosis emboli paru antara lain:

  • Rontgen dada.
  • MRI.
  • EKG.
  • CT scan.
  • Angiografi paru.
  • Venografi.
  • Pemeriksaan D-Dimer.

Pengobatan emboli paru

Pengobatan yang diberikan dokter tergantung pada ukuran dan lokasi sumbatan. Jika sumbatan masih kecil, dokter akan meresepkan obat anti pembekuan darah dan pemecah bekuan darah (trombolitik). Namun jika sumbatan besar dan mengganggu fungsi paru atau jantung, maka dokter akan menyarankan:

  • Operasi dengan penyaringan vena (vein filter). Dokter akan memasang penyaring di pembuluh darah vena cava supaya bekuan darah tidak naik ke paru atau jantung.
  • Penyedot bekuan. Dokter akan memasukkan sejenis selang kecil ke dalam pembuluh darah untuk menyedot bekuan darah. Cara ini tidak banyak dipakai karena tidak efektif.
  • Operasi terbuka. Langkah ini diambil jika gejala pasien semakin memberat dan sumbatan tidak pecah dengan obat-obatan.

Pencegahan emboli paru

Pencegahan emboli paru dapat dilakukan dengan:

  • Obat anti pembekuan darah pada pasien dengan risiko tinggi, misalnya pasien yang menjalani operasi dan akan tirah baring dalam waktu cukup lama, pasien kanker, pasien dengan penyakit jantung, adll
  • Penggunaan stocking varises. Stocking ini akan memberikan tekanan pada pembuluh darah tungkai dan otot guna meningkatkan efisiensi aliran darah vena tungkai
  • Elevasi tungkai. Tungkai diposisikan agak sedikit naik, untuk meningkatkan aliran darah dari kaki ke jantung
  • Aktivitas fisik.Jika pasien terbaring, sebaiknya keluarga menggerak-gerakkan anggota tubuh pasien dengan gerakan sesuai prosedur.
  • Kompresi pneumatik adalah suatu metode menggunakan alat khusus yang akan memompa dan mengempis. Gerakan ini seakan memijat organ tungkai sehingga aliran darah vena lebih lancar

Jika bepergian ke tempat jauh yang membuat Anda harus duduk diam dalam waktu lama, sebaiknya perbanyak minum air putih, selingi duduk dengan berdiri atau berjalan sesekali, dan menggunakanstocking varises.

Apabila Anda memiliki pertanyaan atau gejala emboli paru, jangan ragu untuk konsultasi online (telekonsultasi) dengan dokter melalui aplikai LinkSehat.Download sekarang.

Medical Assistance kami siap bantu:
  • Booking tes COVID-19
  • Rekomendasi dokter atau RS
  • Buat janji dokter penyakit kronis
  • Buat janji dokter di luar negeri
  • Hitung estimasi biaya berobat
  • Mencari paket check up & bayi tabung (IVF)


Author Tim LinkSehat Tim LinkSehat
Reviewed by dr. Winner NG dr. Winner NG

Nilai Artikel Ini

Artikel Terkait

Abses Paru

Abses paru ditandai dengan adanya rongga berisi cairan dan udara pada paru yang dikelilingi jaringan Baca Selengkapnya...

Kanker Paru-Paru

Meski sering terjadi pada perokok aktif, tidak menutup kemungkinan kanker paru-paru dialami oleh Baca Selengkapnya...

Edema Paru

Edema paru dapat terjadi secara tiba-tiba (akut) atau berkembang dalam jangka waktu lama (kronis).

Fibrosis Paru

Fibrosis paru bisa menyebabkan kebutuhan oksigen tubuh menjadi tidak terpenuhi sehingga dapat Baca Selengkapnya...

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)

Jenis PPOK yang paling sering yaitu emfisema dan bronkitis kronis.